WN Australia yang dicabuli petugas Imigrasi trauma datang ke Bali
Merdeka.com - Kendati dari hasil rekaman CCTV bandara Ngurah Rai terbukti petugas Imigrasi melakukan pelecehan terhadap WN Australia, namun pelaku masih bekerja seperti biasa.
"Saya sangat sesalkan oknum ini masih tetap santai menjalankan tugasnya seperti biasa. Tidak ada sanksi atau teguran dari pihak pimpinannya, minimal di non jobkan. Apalagi terbukti dari rekaman CCTV," kata kuasa hukum Glenda Judith, Lily Lubis, Jumat (6/3) di Denpasar Bali.
Didampingi kuasa hukumnya, Glenda Judith MF (46) ibu satu anak asal Australia ini, mengaku sangat kecewa dan trauma melihat Bandara Ngurah Rai.
Bahkan saat bersama pengacaranya untuk melakukan pemeriksaan ke dalam bandara, di Polsek KP3 Udara Ngurah Rai, dia memilih diam di luar kawasan areal bandara.
Informasi petugas di Polsek Ngurah Rai, meyakinkan bahwa dari hasil rekaman kamera CCTV yang mengarah ke lorong toilet dekat Bagasi kedatangan Internasional, menyebutkan pelaku terekam jelas dan diketahui bernama I Nyoman Agus Sucahya.
Bahkan dari penjelasan seharusnya untuk pemeriksaan awal dilakukan oleh petugas Custom (Bea Cukai) bukan keimigrasian.
"Kami tidak bisa menahan karena ancaman di bawah 5 tahun," kata salah seorang petugas di KP3 Udara Ngurah Rai, yang enggan disebutkan namanya.
(mdk/hhw)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya