Wiranto: Terorisme itu ibarat hantu, wujud tak ada tapi gerakan ada
Merdeka.com - Menko Polhukam Wiranto mengatakan terorisme saat ini menjadi ancaman di seluruh negara. Menurut Wiranto, pergerakan terorisme tidak terlihat, namun ada buktinya.
"Terorisme itu ibarat hantu, wujudnya tidak ada tetapi pergerakannya ada, akibatnya ada, korbannya juga ada maka dari itu kita harus total dalam menanggulangi terorisme ini," tutupnya kepada wartawan di Kompleks Senayan, Jakarta, Selasa (30/5).
Wiranto pun menyebut semua negara yang sepakat untuk memerangi terorisme. "Masalah terorisme, kebetulan saya baru pulang dari Riyadh dan Rusia, khusus membicarakan terorisme bagaimana semua negara sepakat bahwa hal tersebut menjadi musuh bersama," pungkas Wiranto.
Di Rusia, lanjut Wiranto, ada lebih dari 100 negara yang serentak dan sepakat menanggulangi terorisme. "Karena musuh bersama, harus dihadapi secara bersama-sama sehingga ada satu komitmen negara-negara, bahkan dalam pertemuan kemarin di Rusia sekitar 100 negara hadir berkomitmen menanggulangi gerakan terorisme," imbuhnya kepada wartawan.
Dia berkata negara-negara tersebut akan melakukan sejumlah kesepakatan dan strategi penanganan terorisme. Komunikasi hingga pertukaran informasi akan dilakukan untuk menanggulangi aksi terorisme.
"Dalam pertemuan itu kita sepakat saling bertukar intelijen, memperkuat sistem siber kita yang sudah digunakan teroris, memotong jalur logistik mereka, bertukar pengalaman tentang bagaimana memerangi terorisme," sebut Wiranto.
Dalam pertemuan itu, Wiranto menyebutkan Indonesia sering dimintai tanggapan terkait upaya pencegahan terorisme. Pendekatan melalui deradikalisasi mendapat apresiasi.
"Indonesia dianggap lebih maju penanganan terorisme dengan cara soft approach, deradikalisasi. Sudah maju duluan maka tak jarang banyak negara berkonsultasi dengan kita untuk mencegah terorisme ini," katanya.
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya