Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Wiranto soal Bom Sibolga: Jangan Diributkan Seakan-akan Mengganggu Pemilu

Wiranto soal Bom Sibolga: Jangan Diributkan Seakan-akan Mengganggu Pemilu Launching Buku dan Penghargaan Indeks Demokrasi Indonesia. ©2018 Merdeka.com/Iqbal S. Nugroho

Merdeka.com - Densus 88 Anti Teror menangkap terduga teroris Hus alias Abu Hamzah di Sibolga. Bahkan istri terduga teroris nekat meledakkan diri bersama anak mereka di rumah yang juga lokasi penggerebekan.

Menko Polhukam, Wiranto, meminta peristiwa tersebut tidak dikaitkan dengan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang.

"Mangkanya di Sibolga kemarin jangan diributkan seakan-akan bagian dari mengganggu pemilu. Katanya Pemilu enggak aman, enggak. Pemilu tetap kita jamin keamanannya," kata Wiranto di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (13/3).

Dia menjamin pemerintah sudah melakukan pengamatan dari awal terkait indeks kerawanan pemilu. Pemerintah juga sudah tahu langkah-langkah untuk menetralisir hal tersebut.

"Jadi jangan dikait-kaitkan," kata Wiranto.

Wiranto menambahkan, kelompok teroris bisa bergerak kapan saja. Namun demikian, dia meminta masyarakat tidak khawatir karena pemerintah akan terus menuntaskan sampai ke akar.

"Ya tenang saja, jangan sampai masyarakat terpengaruh," ungkap Wiranto.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo atau Jokowi menegaskan ledakan bom di Sibolga Sumatera Utara tak berkaitan dengan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Dia mengatakan, ledakan bom tersebut merupakan hasil pengembangan penangkapan terduga teroris di Lampung.

"Tidak, tidak, tidak, ini sebenarnya dimulai dari pengungkapan teroris yang ada di Lampung. Jadi tidak ada hubungannya dengan Pilpres," katanya di JI-Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (13/3).

Polisi menyebut pelaku teroris yang ditangkap bagian dari kelompok JAD yang berafiliasi ISIS. Bahkan istri terduga teroris memiliki pemahaman lebih keras terkait kelompok radikal.

"Yang jelas AH menyampaikan ke penyidik Densus, istrinya lebih keras pemahamannya dibanding dirinya sendiri, lebih militan," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di kantornya, Jakarta, Rabu (13/3).

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP