Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Wiranto Ogah Tanggapi Aksi Kivlan Zen Bayar Orang Mata-matai Dirinya

Wiranto Ogah Tanggapi Aksi Kivlan Zen Bayar Orang Mata-matai Dirinya wiranto dan kivlan. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Kivlan Zen menyiapkan Rp25 juta untuk seseorang yang bertugas melakukan pengintaian pada Menko Polhukam Wiranto dan Menko Maritim, Luhut Binsar Panjaitan. Hal itu terungkap saat jaksa penuntut umum (JPU) membacakan berkas dakwaan Kivlan atas kasus kepemilikan senjata api.

Dikonfirmasi soal itu, Wiranto enggan menanggapi lebih jauh. Dia memilih tak ambil pusing.

"Ya enggak usah ditanggapi," kata Wiranto singkat di kantornya, Jakarta, Rabu (11/9).

Di persidangan kemarin, jaksa menyebut Kivlan membayar seorang mata-mata bernama Udin lewat kaki tangannya yang bernama Helmi Kurniawan atau Iwan. Uang dibayarkan Iwan kepada Udin sebesar Rp25 juta untuk mengintai pergerakan Menko Polhukam Wiranto dan Menko Maritim Luhut Binsar.

"Saksi Iwan menyerahkan uang sebesar Rp25.000.000 yang berasal dari terdakwa kepada Udin sebagai biaya operasional survei dan pemantauan guna memata-matai Wiranto dan Luhut Binsar Panjaitan," kata Jaksa Fathoni di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Kivlan Zen menyuruh Iwan, sebagai kaki tangannya, untuk mencari dua pucuk senjata api laras pendek ilegal dan dua pucuk senjata api laras panjang berkaliber besar ilegal.

"Hal itu terjadi pada tanggal 20 Februari 2019, Iwan meminta mencarikan senjata tersebut kepada Adnil (rekannya) dengan menjelaskan mengenai harga masing-masing senjata tersebut," beber Fathoni.

Reporter: Putu MErta Surya Putra

Sumber: Liputan6.com

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP