Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Wiranto enggan tanggapi Kivlan Zen soal penculikan aktivis

Wiranto enggan tanggapi Kivlan Zen soal penculikan aktivis Jenderal TNI Wiranto. ©blogspot.com

Merdeka.com - Mantan Kepala Staf Kostrad Mayjen (Purn) Kivlan Zen mengaku tahu informasi soal para aktivis yang sampai kini masih hilang. Kivlan mengaku siap menjadi saksi jika ada panitia yang menyelidiki kasus ini kembali.

Namun mantan Panglima ABRI yang kini menjadi Ketua Umum Partai Hanura, Wiranto, enggan menanggapi kicauan Kivlan.

"Tidak. Tidak, ini waktunya tidak tepat," kata Wiranto usai menghadiri acara AM Hendropriyono di Jakarta, Rabu (7/5).

Saat didesak, Wiranto bersikeras tak mau mengomentari pernyataan mantan anak buahnya dulu.

Sebelumnya Kivlan juga membela Prabowo. Dia membeberkan saat itu Prabowo hanya menjalankan perintah dari atasan. Kivlan menjelaskan saat itu Wiranto menjabat sebagai Panglima ABRI. Semua perintah untuk mengamankan Jakarta datang dari Wiranto.

"Wiranto yang memberi perintah," kata Kivlan Zen.

Soal 13 yang masih hilang hingga kini, Kivlan menuding adanya 'operasi sampingan' yang bergerak.

"Di mana-mana operasi militer itu dilakukan ada yang namanya double agent," kata Kivlan yang pernah mendeklarasikan diri sebagai capres pada 2009 silam ini.

"Operasi sampingan intelijen (oleh) lawan kepada Prabowo, saya tahu benar siapa lawan Prabowo," imbuhnya.

(mdk/ian)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP