Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Wiranto Ditusuk, Jokowi Tak Tambah Paspampres & Tetap Sapa Kerumunan Warga

Wiranto Ditusuk, Jokowi Tak Tambah Paspampres & Tetap Sapa Kerumunan Warga Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla Jenguk Wiranto. ©2019 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan usai penusukan Menko Polhukam Wiranto penambahan keamanan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) tidak akan ditambah. Namun akan diperketat keamanannya.

"Pengamanan Paspampres lebih waspada, biasa saja tetap seperti biasa. Kewaspadaan paspampres akan lebih ditingkatkan," kata Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Jumat (11/10).

Meskipun ada kejadian tersebut, Jokowi menjelaskan akan tetap menyapa masyarakat seperti biasa disetiap kunjungannya. "Masih lah, selfie aja enggak apa-apa," ungkap Jokowi.

Sementara untuk pengamanan para pejabat tinggi negara, Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut memerintahkan Kapolri Jenderal Tito Karnavian mempertebal pengamanan para pejabat tinggi negara.

"Kemarin langsung saya udah perintahkan juga kepada Kapolri untuk pejabat-pejabat agar diberikan penambahan pengamanan," kata Jokowi.

Meskipun pengamanan sudah ada, namun Jokowi meminta agar ditambah agar hal serupa tidak terulang lagi.

"Meskipun sudah ada tetapi diberikan tambahan pengamanan agar peristiwa yg terjadi kepada Menko Polhukam Bapak Wiranto tidak terulang lagi," tuturnya.

Seperti diketahui, Menko Polhukam Wiranto ditusuk Syahril Alamsyah alias Abu Rara (31) di Alun-alun Menes, Pandeglang, Banten, Kamis (10/10). Saat beraksi Abu Rara didampingi istrinya Fitria Diana (21). Polisi dan BIN menyebut kedua pelaku bagian dari kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Bekasi.

Wiranto mengalami kejadian ini ketika hendak kembali ke Jakarta menggunakan helikopter. Dia baru saja meresmikan gedung kampus Universitas Mathla'ul Anwar Pandeglang serta memberi kuliah umum. Ketika turun dari mobil Land Crusier tiba-tiba diserang.

Wiranto sempat dibawa ke Klinik Menes Medical Center Pandeglang, lalu dirujuk ke RSUD Pandeglang. Selanjutnya, dengan menggunakan helikopter dibawa ke RSPAD untuk menjalani operasi.

Selain Wiranto, Kapolsek Menes Kompol Daryanto, ulama Pandeglang, Fuad dan ajudan Danrem juga menjadi korban. Kompol Daryanto terluka diserang Fitria menggunakan gunting.

(mdk/rhm)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP