Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Wiranto: Banyak pemimpin jadi pembesar, orientasinya sedot kekayaan

Wiranto: Banyak pemimpin jadi pembesar, orientasinya sedot kekayaan Wiranto di acara Stop Pungutan Liar. ©2016 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto menyebut karakter pemimpin daerah ditentukan dari bagaimana jalannya Pilkada. Namun, banyak pemimpin dipilih rakyat justru berlagak seperti pembesar dan berorientasi menguras uang rakyat.

"Banyak orang dipilih rakyat jadi pemimpin malah jadi pembesar. Beda pembesar itu lebih kepada seorang raja, orientasinya kekuasaan dan menyedot kekayaan, menguasai jangan sampai ada rakyat mengganggu," kata Wiranto di Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa (31/1).

Untuk itu, kata dia, jika Pilkada berjalan dengan baik maka dipastikan pemimpin terpilih berkarakter baik. "Kalau penyelenggaraan baik aman sukses pasti pemimpinnya baik. Tapi kalau penyelenggaraannya amburadul, pemimpinnya juga amburadul," tegasnya.

Wiranto meminta semua calon untuk tidak bersikap arogan dan memikirkan kekayaan. Dia berharap para calon bisa jadi pengayom bagi masyarakatnya. "Itu pemimpin yang kita cari," ucapnya.

"Para pemimpin harus bisa mengajak membangun ketenangan, jangan justru mengajak membuat keadaan tidak tenang, sebab pilkada bukan hanya pemilik pemerintah, kontestan, tapi juga milik rakyat. Ini camkan betul-betul," pungkas Wiranto.

(mdk/ang)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP