Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Waspada teroris,Kapolda Jatim minta anak buah pakai rompi antipeluru

Waspada teroris,Kapolda Jatim minta anak buah pakai rompi antipeluru Densus 88 geledah kantor Nur Solihin. ©2016 merdeka.com/arie sunaryo

Merdeka.com - Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Machfud Arifin meminta jajarannya tetap waspada dalam bertugas di lapangan. Bahkan dia meminta anggotanya mengenakan rompi antipeluru dalam menghadapi kemungkinan adanya serangan teroris.

"Soal pemanfaatan rompi untuk petugas di lapangan ya kalau ada nanti kita bagikan atau akan kita usahakan ada," katanya di Bojonegoro, Kamis (12/4).

Menurut dia, pengadaan rompi anti-peluru di Bojonegoro, bisa saja mendapat bantuan dari pemerintah kabupaten (pemkab). Dia menyebutkan serangan teroris kepada polisi di Kecamatan Jenu, Tuban, Banyumas dan tempat lainnya, bertujuan untuk balas dendam.

"Tujuan mereka untuk melakukan amaliah atau balas dendam," ujarnya.

Dia juga membenarkan jaringan teroris Jamaah Anshorud Daulah (JAD) adalah organisasi jaringan ISIS di Indonesia.

"Tapi jumlahnya saya tidak tahu. Yang tahu pasti Densus 88," ucapnya.

Sebelumnya, Irjen Pol Mafchud Arifin didampingi Bupati Bojonegoro Suyoto meninjau sistem "crime alarm system" (CAS) berbasis teknologi dan informasi yang dikembangkan polres setempat.

"CAS layak dikembangkan, misalnya dilengkapi dengan video yang bisa memantau dan merekam kegiatan anggota di lapangan yang sedang menangani suatu kejadian," tuturnya.

Dengan adanya pemantauan melalui video itu, menurut dia, di "Command Center" atau Pos Komando bisa diketahui kekuatan anggota yang menanggani perkara di lapangan.

"Kalau dilihat kurang bisa ditambah anggota yang menangani kejadian di lapangan, sekaligus rekaman video bisa sebagai barang bukti," katanya menegaskan.

Meski demikian ia memuji keberadaan "CAS" dalam mempercepat proses pengaduan dari masyarakat yang bisa dilakukan melalui telepon selular.

"'CAS' ini bagus, karena memperoleh penghargaan dari Menpan RB," kataya.

Pada kesempatan itu, Bupati Bojonegoro Suyoto menambahkan Negara harus bisa hadir di di tengah-tenah masyarakat di daerah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi.

Sebelum itu, Irjen Pol. Machfud Arifin yang juga didampingi Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu Sri Bintoro meresmikan pembangunan Polsek Kepohbaru, Tambakrejo dan Sugihwaras dan Aula Parama Sadwika.

Selain itu juga meresmikan 43 rumah kantor Babinkamtibmas dan meninjau rumah kantor Babinkamtibmas di Desa Sukorejo, Kecamatan Kota, yang semuanya bantuan hibah Pemkab Bojonegoro. (mdk/dan)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP