Waspada, penipuan bermodus jual voucher incar pemilik kartu kredit
Merdeka.com - Ada berbagai cara dilakukan para penipu untuk memperdaya korbannya, salah satunya dengan menawarkan voucher liburan di pelbagai tempat penginapan. Penipuan jenis ini banyak menyasar pada pengguna kartu kredit, terutama nasabah baru.
Rupanya, aksi penipuan ini sudah banyak memakan korban, seperti yang dikutip dari Kaskus. Bahkan banyak korban yang percaya voucher tersebut bisa digunakan kapan saja.
Awalnya, penipu akan menghubung nasabah yang baru saja memiliki kartu kredit. Lewat hubungan telepon, mereka mengaku telah bekerja sama dengan bank penerbit dan menanyakan beberapa data milik nasabah. Setelah itu, mereka akan menawarkan voucher menginap di hotel-hotel berbintang 4.

"Teman saya mendapat kunjungan yang mengatasnamakan dirinya dari PT Golden Tri Gemilang yang berasumsi bahwa teman saya mendapatkan voucher belanja kosmetik bermerek. Alih-alih sebagai administrasi, teman saya diminta untuk menggesek kartu kredit dengan jaminan bahwa uang tersebut (Rp 2 juta) bisa di-refund," tulis akun septembertia, demikian dikutip dari Kaskus, Selasa (12/1).
Ternyata, setelah ditelusuri seluruh isi voucher yang diterima nasabah tak bisa dipakai satupun. Bank penerbit memilih angkat tangan, sedangkan sejumlah tempat penginapan membantah telah mengadakan kerja sama seperti yang dijanjikan penipu kepada pelanggan.
"Dikonfirmasi ke pihak Bank enggak ngaku kalau ada kerja sama dengan PT tersebut, dikonfirmasi ke PT Goldennya, marketingnya (Cewek) lebih galak dan terkesan kasar ke kita."

"Ane udah confirm ke beberapa hotel yang di sebut dan ternyata hoax dan mereka bilang awas penipuan," tulis akun cacinkucink.
Selain akun septembertia, masih ada sejumlah korban yang tertipu dengan janji-janji manis para penipu. Ada yang kehilangan sampai Rp 4 juta.
(mdk/tyo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya