Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Waspada, jelang Lebaran banyak daging tak layak beredar di Depok

Waspada, jelang Lebaran banyak daging tak layak beredar di Depok Daging tak layak konsumsi marak beredar di Depok. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Menjelang lebaran masyarakat harus waspada terhadap peredaran daging tidak layak konsumsi. Dari hasil inspeksi mendadak (sidak) yang digelar tim gabungan di Depok diketahui salah satu supermarket menjual daging tak layak konsumsi.

Tim yang terdiri dari Dinas Kesehatan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Pertanian dan Perikanan serta Polresta Depok pagi tadi memeriksa ruang penyimpanan daging. Diketahui, ruang penyimpanan daging di Carrefour tidak sesuai standar.

"Ruang penyimpanannya overload. Ini bisa menyebabkan kerusakan daging," kata Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Depok, Tintje Rosmiati, Kamis (2/7).

daging tak layak konsumsi marak beredar di depok

Dengan kondisi ruang pendingin yang tidak sesuai standar, kata dia, bisa berdampak pada kerusakan kualitas daging. Sehingga daging bisa berubah warna secara cepat akibat tidak sesuai dengan suhu yang seharusnya. "Freezer tidak memadai sehingga berdampak pada dugaan sejumlah daging berubah warna secara cepat," katanya.

Hasil pantauan, deteksi ruang pendingin tidak nyala. Kemudian di ruang pendingin terdapat beberapa kotak berisi daging dan sosis yang diletakkan bercampur dengan daging yang hendak dijual. Ketika petugas datang, salah satu karyawan langsung mengambil daging itu. Curiga dengan tindakan itu petugas pun langsung menanyakan pada karyawan.

"Ini mau dibuang pak, mau dihancurkan," aku karyawan di bagian daging dengan tergagap.

Sementara itu, di bagian display paru terlihat beberapa di antaranya berubah warna. Paru terlihat berwarna hijau bahkan masih ada paru yang terlihat berdarah.

(mdk/hhw)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP