Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Waseso: Kalau negara masih membutuhkan, pada prinsipnya saya siap

Waseso: Kalau negara masih membutuhkan, pada prinsipnya saya siap BNN dan Bea Cukai ungkap penyelundupan sabu jaringan internasional. ©2018 Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Budi Waseso resmi meninggalkan kursi pimpinan Badan Narkotika Nasional (BNN) setelah Irjen Heru Winarko dilantik sebagai pengganti. Waseso kini tengah menikmati masa pensiunnya.

Meski demikian, Waseso siap berkontribusi jika memang negara membutuhkan kehadirannya.

"Saya sudah sampaikan ya, saya ini start dari abdi negara. Pekerjaannya adalah nothing to lose. Ketulusan keikhlasan. Dan saya telah membuktikan itu. Saya membuktikan sampai akhir tugas saya saya mengabdikan diri saya. Artinya itu yang bisa saya berikan kepada negara dan bangsa," ujar Waseso di Kantor BNN, Cawang, Jakarta Timur, Kamis (1/3).

"Kalau negara masih membutuhkan saya, pada prinsipnya saya siap. Tapi bilamana negara tidak membutuhkan saya juga tidak apa-apa," sambungnya.

Namun untuk beberapa waktu ini, Waseso memilih fokus pada keluarga. Sebab, selama kurang lebih 34 tahun berdinas, Waseso menyadari jarang berkumpul dengan keluarga.

"Tentunya itu akan berdampak pada pengabaian terhadap keluarga, yang tadi lebih mementingkan kepentingan negara daripada pribadi atau golongan. Maka mungkin kesempatan pertama ini adalah saya mengabdi kepada keluarga, karena yang lalu sudah 34 tahun mengabdi kepada negara. Sekarang kita mengabdi kepada keluarga," ujarnya.

Lebih penting, katanya, melindungi keluarga dari bahayanya narkoba. Sebab, lanjutnya, narkoba bisa saja terjadi pada siapapun termasuk keluarganya sendiri.

"Maka tugas saya sekarang melindungi anak saya, cucu saya, keluarga saya yang lain dari masalah bahaya narkotika. Paling itu yang awal ini saya pikirkan," jelas dia.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP