Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Wasekjen MUI datang ke Sintang untuk ceramah Maulid Nabi

Wasekjen MUI datang ke Sintang untuk ceramah Maulid Nabi MUI dan FPI Dihadang Warga Dayak. ©2017 youtube/Ultraman

Merdeka.com - Kedatangan Wasekjen MUI Tengku Zulkarnain di Bandara Susilo, Sintang, Kalimantan Barat, Kamis (12/1) pagi kemarin, ditolak warga Dayak. Tengku pun urung turun dari pesawat, dan balik ke Pontianak. Tengku sempat memberikan keterangan, saat bicara kepada Komisi Hukum dan Perundang-undangan MUI pusat, M Lutfhie Hakim, yang dirilis kepada wartawan di Pontianak.

"Kejadian itu sekira pukul 10.30 WIB, saat akan turun dari pesawat, diadang sekitar 30 orang berbusana merah. Tengku Zulkarnain heran, bagaimana bisa senjata tajam masuk sampai di pesawat?" kata Luthfie menirukan pernyataan Tengku Zulkarnain, Jumat (13/1).

Saat itu, dua petugas kepolisian sempat naik ke atas pesawat, meminta Tengku tidak turun dari pesawat. "Akhirnya beliau (Tengku Zulkarnain) tidak jadi turun dan kembali ke Pontianak," ujar Luthfie.

Lutfhie menjelaskan, kehadiran Tengku Zulkarnain ke Sintang, atas undangan resmi Bupati Sintang Jarot Winarno, guna memberikan ceramah dalam peringatan Maulid Nabi. Kegiatan ceramah Maulid itu, rencananya tetap akan dilakukan, di bawah pengawalan kepolisian.

"Para pelaku yang ada di sekitar pesawat saat iru, sudah ada yang teridentifikasi," sebut Luthfie.

Masih diterangkan Luthfie, Tengku Zulkarnain datang ke Sintang, ditemani putranya, Lukman Hakim. Kabar yang beredar bahwa Tengku datang bertiga bersama seorang anggota FPI, dipastikan tidak benar.

"Beliau (Tengku Zulkarnain) hanya berdua dengan putranya," demikian Luthfie.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP