Warung di Kota Malang ini gratiskan makanan Setiap Jumat
Merdeka.com - Sebuah warung makan sederhana di Kota Malang, Jawa Timur selalu menggratiskan menu masakannya setiap Jumat.
Warung Isor Nongko (WIN) memberi sajian gratis khusus kepada para pengemis, gelandangan, pekerja kasar, tukang becak, pasukan kuning dan lain-lain. Mereka yang datang pun diberi kebebasan memilih menu yang diinginkan.
"Makan gratis dengan menu bebas. Minumnya bisa kopi, es teh, es jeruk boleh, yang mau susu ya saya kasih susu," kata Hari Purnomo, pemilik Warung Isor Nongko di Jalan Sultan Agung Kota Malang, Jumat (24/2).
Kata Hari, sekitar pukul 09.00 WIB atau waktu sarapan, secara bergantian pengunjung akan mendatangi warungnya. Sebagian datang beramai-ramai dan langsung menikmati, namun beberapa terkadang minta dibungkus dibawa pergi.
Awalnya memang didatangi untuk diberi tahu kalau bisa makan gratis setiap Jumat. Sebagian juga masih malu-malu sehingga harus dijemput atau diantarkan.
"Saya minta datang di warung saya setiap Jumat, dan getok tular ke temannya. Satu orang biasanya satu porsi atau satu bungkus, tetapi bisa juga nambah lagi pas di sini," katanya.
Beberapa orang, kata Hari, memang diantar ke pangkalannya dengan pertimbangan terlalu jauh. Biasanya satu orang datang melaporkan jumlah temannya, berikutnya secara bergantian mengambil di sini.
"Satu orang ke sini, nanti tak antar sesuai jumlah orangnya," katanya.
Para tukang becak yang datang biasa mangkal di Muharto, Jodipan, Pasar Klojen, sekitar Tugu Balai Kota dan Stasiun. Sementara kalau tukang sampah dan pemulung atau yang lain memang biasa lewat sekitar warung.
"Rata-rata mereka seneng, bisa sarapan dan makan gratis. Bisa minum es teh atau lainnya," katanya.
Boyran (60) tukang becak yang biasa mangkal di sekitar Alun-Alun mengaku setiap Jumat menikmati makan gratis di Warung Isor Nongko. Sesuai selera, warga Sumbernongko, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang ini akan memilih menu yang disukai.
"Bebas saja, susuai selera pikiran. Makan apa saja boleh," kata Boyran.
Boyran sendiri berstatus perantau yang mencari nafkah di Kota Malang. Ia biasa tidur di sekitar Rumah Makan Inggil, tempatnya menjaga parkiran.
Program Warung Berkah makan gratis di warung yang memang berada di bawah pohon nangka (Isor Nongko) itu sudah berjalan selama empat pekan. Cak Hari selama ini menyediakan 100 porsi dengan dukungan oleh Lagzis dan Lembaga Sosial, Nurul Hayat, tetapi kisaran yang datang masih antara 42 sampai 64 orang atau porsi.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya