Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Wartawan Inews Dikeroyok Pemuda Mabuk di Depok

Wartawan Inews Dikeroyok Pemuda Mabuk di Depok ilustrasi pemukulan. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Rudi, seorang wartawan televisi swasta Inews dianiaya sekelompok geng motor di Depok. Ketika kejadian, korban hendak pulang ke rumahnya.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Al Ridho, Cilodong, Depok pada Sabtu (19/2) pukul 23.00 WIB. ketika di tengah jalan, dirinya tiba-tiba dihalangi oleh kelompok geng. Mereka dalam kondisi mabuk.

"Saya mau pulang ke rumah di perumahan Ambar Cibinong. Di depan saya ada rombongan ABG mabok. Blokir Jalan Raya Al Ridho Depok. Pas di jembatan saya mau lewat enggak bisa karena terhalang motor mereka yang sengaja menutup jalan," katanya, Minggu (20/2).

Rudi kemudian ditabrak oleh salah satu pelaku. Korban pun kaget karena tiba-tiba dipukul pelaku. "Saya kaget, saya tegur yang nabrak pas ngomong mulutnya bau alkohol. Tanpa banyak ngomong, di samping kanan saya tiba-tiba mukul saya, yang lain ikut mukul saya, ada sekitar kurang lebih tujuh orang," paparnya.

Dirinya dianiaya oleh pelaku. Rudi ditendang dan dipukuli. "Saya ditendang ke kiri, ke genjet motor dipukuli saya dan saya bisa keluar saya lari teriak begal," tukasnya.

Rudi kemudian mencari pertolongan dengan melarikan diri ke pos keamanan perumahan. Para pelaku baru berhenti setelah Rudi berteriak minta tolong dan warga keluar rumah. Kemudian korban membuat laporan ke Polsek Sukmajaya.

"Saya lari ke pos security GMM (Griya Melati Mas) minta tolong sekuriti sempat dikejar saya. Karena kalah jumlah sekuriti enggak bisa buat apa-apa. Saya sambil teriak warga pada keluar baru mereka pada panik kabur," katanya.

Menanggapi hal itu, Ketua Ikatan Jurnalis Televisi (IJTI) Korda Depok, Iyung Rizki mengatakan pihaknya mengecam peristiwa tersebut. Tindakan para geng motor sudah sangat meresahkan dan melukai korban.

"Kami tentu tidak mentolerir aksi-aksi kekerasan seperti itu. Kami berharap para pelaku yang telah membuat resah di Depok ini segera menyerahkan diri," katanya.

Kabid Hukum IJTI Korda Depok, Parulian Panggabean mengatakan, pihaknya meminta kepolisian untuk segera meringkus para pelaku dan memberikan sanksi tegas sesuai aturan yang berlaku.

"Saya rasa ini penting untuk memberikan efek jera pada para pelakunya. Kami mendukung upaya-upaya hukum yang dilakukan Kepolisian, untuk melindungi masyarakat," katanya.

(mdk/eko)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP