Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Wartawan bodrek ngaku intelijen diamankan polisi Bekasi

Wartawan bodrek ngaku intelijen diamankan polisi Bekasi Wartawan gadungan tipu warga. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Seorang wartawan bodrek, FE (56) nekat mengaku sebagai anggota intelijen negara ketika diamankan petugas Polresta Bekasi. FE bersama dengan dua temannya, SS (37) dan ES (42) diduga hendak memeras seorang warga.

"Kami sudah mengecek ke instansi yang dia (FE) mengaku sebagai intelijen. Tapi, tidak ada. Itu hanya modusnya saja untuk mengelabuhi petugas," kata Kapolresta Bekasi, Kombes Ricky Naldo, Kamis (20/8).

Dia menjelaskan, awalnya ketiga pelaku itu diamankan petugas ketika berada di halaman Polresta Bekasi kemarin malam. Hal ini karena, korban Oklivan (47) meminta perlindungan kepada petugas lantaran dibuntuti sejak keluar dari tempat penginapan di daerah Jakarta Timur.

Lantaran takut menjadi korban kejahatan, Oklivan, yang hendak pulang ke rumahnya di Desa Mekar Mukti, Kecamatan Cikarang Utara, berinisiatif masuk ke Polresta Bekasi untuk mencari perlindungan. Meski demikian, pelaku tetap nekat mengikutinya hingga ke kantor polisi tersebut.

Merasa aman di kantor polisi, korban akhirnya turun dan menanyakan maksud dari ketiganya membuntuti dari Jakarta. Namun belum sempat bertanya, mendadak FE langsung memukul pipi sebelah kanan korban sambil mengaku sebagai anggota Intelijen.

Akibatnya, korban tersungkur dan berteriak. Sejumlah polisi yang mendengar teriakan korban mendatanginya. Tiga wartawan bodrek itu pun segera diamankan petugas. Oklivan sendiri mengaku tidak mengenal ketiganya. Bahkan, dia mengklaim tidak pernah memiliki masalah atau musuh dengan orang lain.

"Modus mereka dengan cara menunggu calon korbannya keluar dari penginapan. Apabila korbannya keluar bersama seorang wanita, mereka menuduh selingkuh," kata Ricky.

Mereka lalu mengancam akan menyebarkan berita melalui koran. Agar tak dibuat berita, mereka meminta sejumlah uang. Namun, dalam kasus ini korban belum sempat diperas. Tapi, korban dianiaya guna penyidikan lebih lanjut, kata dia, korban akan dibawa ke rumah sakit untuk divisum. (mdk/hhw)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP