Warganya Terpapar Corona dari India, Dinkes Tangsel Pastikan Sudah Tracing Keluarga
Merdeka.com - Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan, mengklaim telah menjalankan prosedur tracing pada keluarga terdekat dari dua warganya yang diduga positif Strain India. Prosedur tracing dilakukan untuk mengetahui apakah ada yang terpapar selain dua orang tersebut.
"Sudah (tracing), kontak erat semua sudah dilakukan tracing dan saat ini semuanya sudah dinyatakan negatif dan sudah selesai isolasi mandiri dan dinyatakan sembuh," tegas Kepala Dinkes Tangsel, Alin Hendarlin dikonfirmasi, Kamis (7/5).
Mereka yang ditracing antara lain kedua orang tua, satu orang anak yang menularkan dan suami serta PRT (pembantu rumah tangga) di rumah tersebut.
"Yang kontak erat ini kan ibu, bapaknya, anaknya 1, pembantu dan suaminya pembantu," kata Alin
Dia mengakui, kasus ini baru ramai di permukaan karena menunggu hasil pemeriksaan Genome Sequencing yang tidak bisa segera.
"Ini sudah lama, karena hasil genome sequencing nya itu tidak bisa cepat. Kasus anaknya ini kan ketahuannya baru kemarin makanya baru di tracing siapa yang pernah kontak erat dengan dia. Makanya hati- hati mungkin disini sudah banyak, karena enggak diperiksa genome sequencing, enggak ketahuan," kata dia.
Alin menyebut pengambilan sampel Genome Sequencing dilakukan oleh Balitbangkes DKI Jakarta. Dia belum dapat memastikan kapan hasil uji laboratorium dapat diketahui.
"Kalau itu litbangkes Jakarta yang mengerjakan. Saya kurang tahu," jelas dia.
Sebelumnya diberitakan, dua orang tua warga Tangsel terpapar Covid-19 varian B.1.6.1.7. Namun, keduanya sudah dinyatakan negatif dari hasil swab PCR yang dilakukan terakhir pada pertengahan April 2021.
"Sudah sehat dan sudah dinyatakan selesai isolasi jadi sekarang sudah negatif saat keluar Rumah Sakit," kata Kepala Dinkes Tangsel, Alin Hendarlin.
Menurut dia, kedua orang tua warga Tangsel yang terpapar varian baru Covid-19 itu, bermula dari kontak orang tua terhadap anaknya yang telah dinyatakan positif terinfeksi virus corona strain India. "Dari anaknya, anaknya kurang tahu dari mana. Kalau tahu asal ceritanya mungkin panjang. Pokoknya anaknya itu termasuk sample yang diperiksa sequel genome-nya, itu kemudian ditemukan varian virus India," jelas Alin.
Selanjutnya, kedua orang tua warga Tangsel itu diketahui kotak erat dengan anaknya. Ketika terjadi gejala, mereka langsung memeriksakan diri.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya