Warga usir demonstran depan rumah wapres
Merdeka.com - Aksi unjuk rasa yang dilakukan Forum BEM Provinsi DIY langsung bubar setelah mendapatkan protes dari puluhan warga yang tinggal di sekitar rumah Wapres Boediono di Jalan Sawit Condongcatur Sleman, Yogyakarta. Mereka memprotes aksi mahasiswa.
Aksi protes warga itu dilakukan oleh tiga orang perwakilan karena pembakaran tiga buah ban dari 12 ban yang dibawa ke perempatan dekat rumah wapres mengganggu warga. Selain itu pemblokiran perempatan Gondang berjarak sekitar 150 meter dari rumah wapres sudah meresahkan warga sekitar.
Aksi protes itu dilakukan tiga orang pengurus warga sekitar setelah mahasiswa berkali-kali berupaya menerobos blokade aparat kepolisian namun gagal. Bahkan mereka juga sudah membakar ban tiga kali berturut-turut namun aparat kepolisian tidak bergeming.
Tiga orang warga secara tiba-tiba mendatangi kerumunan mahasiswa dan diminta untuk secepatnya meninggalkan perkampungan karena beberapa warga mengeluhkan aksi puluhan mahasiswa itu.
"Saya mengerti anda-anda menyalurkan aspirasi penolakan BBM. Tapi mbok jangan di sini membakar ban lagi. Warga saya mengira malah ada kebakaran lagi. Selain itu jalan ini juga tidak bisa dilewati," tegas salah seorang pengurus RW kepada mahasiswa.
Mendengar permintaan warga akhirnya Koordinator BEM DIY Abdul Kalid menemui Wakapolres Sleman Kompol Wahyu Agung Jatmiko untuk bernegosiasi supaya puluhan mahasiswa bisa berorasi di depan rumah Boediono tanpa membakar ban.
Wahyu bersama Dandim 7032 Sleman Letkol H Satrijo Pinandowo dan tiga orang perwakilan Forum BEM DIY salah satunya Koordinatornya Abdul Khalid melakukan negosiasi.
"Saya minta dengan sangat hormat pak izinkan kami mahasiswa berorasi di depan rumah Pak Boediono tanpa membakar ban. Saya jaminanya jika rusuh saya ditangkap. Lagi pula ada media yang mengawasi kami,"tegas Abdul Khalid.
Permintaan Abdul Khalid langsung ditolak dan akhirnya puluhan mahasiswa yang memblokade perempatan jalan itu memutuskan untuk pulang ke kampus UIN Sunan Kalijaga di Jalan Letda Adisutjiopo atau Jalan Raya Yogya-Solo Km 4 Yogyakarta. Sambil membawa sembilan ban bekas tersisa puluhan mahasiswa membuka blokade dan meninggalkan perempatan dekat rumah wapres. (mdk/has)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya