Warga tetap nekat masuki zona merah Gunung Sinabung
Merdeka.com - Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, terus aktif. Namun warga masih tetap nekat memasuki zona merah.
Hari ini, Gunung Sinabung erupsi hingga 2.000 meter. Jarak luncur awan panas mencapai 1.000 meter mengarah ke tenggara.
"Erupsi terjadi pada pukul 11.31 Wib," kata Armen Putra, Kepala Pos Pemantau Gunung Sinabung, Rabu (3/1).
Hingga sekarang, status Gunung Sinabung masih level IV atau awas. Masyarakat diingatkan tidak melakukan aktivitas di dalam radius 3 km dari puncak dan dalam jarak 7 km untuk sektor selatan-tenggara, jarak 6 km untuk sektor tenggara-timur, serta di dalam jarak 4 km untuk sektor utara-timur Gunung Sinabung. Masyarakat yang bermukim di dekat sungai-sungai yang berhulu di Gunung Sinabung juga diingatkan untuk waspada.
Namun ternyata warga masih banyak memasuki zona merah. Sejak erupsi besar pada Rabu (27/12), tim gabungan dari Polsek dan Koramil setempat terus meningkatkan patroli di sejumlah pintu masuk zona merah. Mereka juga mengecek rumah kosong yang ditinggalkan pengungsi.
"Kami patroli setiap hari di sekitar zona merah. Hari ini kami patroli di portal zona merah di Desa Berastepu," kata AKP Nazrides Syarif, Kapolsek Simpang Empat Tanah Karo.
Saat patroli, petugas kerap menemukan warga yang nekat masuk ke zona merah. "Masih ada saja warga yang masuk zona merah untuk melihat kebunnya. Kami hanya bisa mengimbau dan memberikan sosialisasi agar masyarakat menjauhi zona merah," jelas Nazrides.
(mdk/dan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya