Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Warga terancam ISPA gara-gara TPA Solo terbakar

Warga terancam ISPA gara-gara TPA Solo terbakar Ilustrasi. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Tempat pembuangan akhir (TPA) Putri Cempo, Mojosongo, Solo dalam beberapa hari ini terbakar. Asap yang awalnya kecil, mulai mengepul dan membesar hingga menyebar ke permukiman sekitar. Akibat kejadian tersebut, Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo mewaspadai penyakit inspeksi saluran pernapasan atas (ISPA) menyerang warga di sekitar TPA.

"Penyakit ISPA bisa saja mengancam warga di sekitar TPA Putri Cempo, akibat asap pekat kebakaran sampah TPA Putri Cempo. Kami telah menyiagakan petugas kesehatan di Puskesmas terdekat untuk memantau kondisi warga setempat. Meskipun belum ada laporan keluhan ISPA, tapi kami tetap siaga," ujar Kepala Seksi (Kasi) Pencegahan Penyakit dan Penanggulangan Kejadian Luar Biasa (KLB) DKK, Agus Hufron di Solo, Selasa (8/9).

Agus memastikan stok obat untuk mengatasi penyakit ISPA cukup. Namun dia mengimbau warga di sekitar lokasi TPA untuk tak banyak beraktivitas di luar rumah. Hal ini untuk menghindari asap pekat dari kebakaran sampah TPA. Warga juga diimbau agar menggunakan masker saat di luar rumah.

Dia mengatakan pasien mulai terjangkit ISPA ketika daya tahan tubuh mulai lemah. Ditambah pula musim kemarau panjang, tubuh rentan terkena ISPA. Gejala ISPA menyerupai flu biasa karena sama-sama pada saluran pernapasan mulai dari hidung, tenggorokan hingga paru-paru. Untuk mencegah penyakit ISPA di samping menggunakan masker, warga juga diminta mengonsumsi makanan yang sehat.

"Banyak minum, istirahat cukup dan kalau tidak ada kepentingan di luar jangan keluar rumah. Kami akan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk penanganan kebakaran sampah TPA Putri Cempo. Koordinasi juga akan dilakukan terkait pembagian bantuan masker untuk warga setempat," pungkasnya.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP