Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Warga takut lokasi penggerebekan teroris jadi angker

Warga takut lokasi penggerebekan teroris jadi angker Lokasi penggerebekan teroris di Tangsel. ©2014 Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Densus 88 menggerebek rumah tempat persembunyian terduga teroris di Kampung Sawah, Ciputat, Tangerang Selatan. Enam orang ditembak mati di lokasi tersebut.

Setelah dua hari penggerebekan, warga sekitar kontrakan mengaku takut akan dampak dari kejadian tersebut.

Cucup (38) yang rumahnya berjarak sekitar sepuluh meter dari markas terduga teroris, berharap setelah baku tembak antara Detasemen Khusus (Densus) antiteror tidak menimbulkan cerita-cerita seram.

"Belum ada suara-suara aneh yang terdengar dari dalam rumah. Semoga enggak ada buntut-buntutnya," kata Cucup.

Cucup menuturkan, saat kejadian dirinya berada di dalam rumah karena sedang menemani ibunya yang sakit stroke. Sehingga dirinya tidak ikut dievakuasi oleh petugas kepolisian.

Dia menambahkan, baku tembak yang terjadi antara Densus 88 dan terduga teroris sangat terdengar jelas di telinganya.

"Saya sedang di dalam temani ibu yang sakit. Soal mati saya wallahualam aja," ungkapnya.

Sebelumnya terjadi penggerebekan terduga teroris di Kampung Sawah, Ciputat, Tangerang Selatan, drama itu berlangsung selama sepuluh jam. Suasana lokasi saat kejadian sangat mencekam dalam penggerebekan tersebut enam terduga teroris ditembak mati.

(mdk/ian)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP