Warga Sumsel salat Ied dikepung asap, Gubernur Alex minta maaf
Merdeka.com - Kabut asap pekat masih melanda sejumlah kawasan di Sumatera Selatan. Bahkan di Kota Palembang, warga pasrah melaksanakan salat Idul Adha pagi tadi di tengah kepungan asap.
Melihat kondisi itu, Gubernur Sumsel, Alex Noerdin, berdalih merasa bersalah dan meminta maaf atas musibah yang dihadapi warga saat ini.
Alex mengklaim musibah kabut asap yang terjadi di wilayah Sumsel lebih dari sebulan terakhir adalah tanggung jawabnya. Dia berjanji mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan pada musim kemarau tahun ini.
"Saya mohon maaf kepada warga Sumsel. Kami sudah berusaha, tapi Allah berkehendak lain," ungkap Alex saat salat Idul Adha di Masjid Agung Palembang, Kamis (24/9).
Meski Sumsel dilanda kabut asap, Alex membantah jika daerah itu merupakan daerah pengekspor atau pengirim asap ke provinsi lain. Sebab, musibah kebakaran hutan dan lahan juga terjadi di sejumlah provinsi di Sumatera dan Kalimantan.
"Asap ini tak sepenuhnya dari Sumsel, bukan murni satu-satunya dari Sumsel. Ada juga kebakaran di daerah lain," ucapnya membela diri.
Ke depan, lanjut dia, pihaknya tetap fokus mengupayakan pemadaman kebakaran hutan dan lahan sehingga musibah kabut asap tidak berlanjut.
"Sedang kita upayakan, semua langkah kita lakukan. Kita berdoa saja, hujan segera turun dan kembali normal seperti biasa," pungkasnya.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya