Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Warga soal kisruh sampah DKI: Pemerintah harus sediakan TPST lain

Warga soal kisruh sampah DKI: Pemerintah harus sediakan TPST lain sampah Jakarta. Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Kisruh sampah DKI yang ditolak kedatangannya ke TPST Bantargebang hingga kini masih berlangsung. Namun, sejumlah pemangku jabatan yang sebelumnya adu argumen, kini sudah mulai melunak dan lebih memilih mencari solusi penanganan sampah.

Menanggapi kisruh tersebut, Adi salah satu warga Kebon Jeruk, Jakarta Barat menilai pemerintah maupun masyarakat harus saling bersinergi menangani sampah. Pemuda berusia 24 tahun ini meminta agar pemerintah menyediakan tempat sampah yang memadai.

Di samping itu, masyarakat juga harus lebih bijak memilah sampah saat membuangnya. "Warga juga bisa memilah sampah yang bisa didaur ulang dan mana yang bisa dibuang, kebanyakan masyarakat belum paham cara memilah sampah," ujar Adi saat ditemui merdeka.com di kawasan Bundaram Hotel Indonesia, Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu(8/11).

Meski demikian, Adi mengkritisi sikap pemerintah yang hanya menyediakan satu Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) yang berlokasi di Bantargebang, Bekasi. Seharusnya, pemerintah menyediakan TPST lainnya. "Harusnya pemerintah (DKI Jakarta) memikirkan TPST yang memadai, jangan mengandalkan satu tempat dijadikan TPST seperti Bantar Gebang-Bekasi," tegasnya.

Adi juga menilai, seharusnya Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama alias Ahok tidak memakai emosi dalam menanggapi kisruh ini. "Ahok jangan cuma marah-marah tapi buktikan bikin TPST di Jakarta yang memadai," tandasnya.

(mdk/rhm)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP