Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Warga serahkan 30 karung raskin berulat ke Kejati Kalbar

Warga serahkan 30 karung raskin berulat ke Kejati Kalbar Beras Raskin. ©2013 Merdeka.com/m. luthfi rahman

Merdeka.com - Masyarakat dan Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Provinsi Kalimantan Barat, Jumat menyerahkan sebanyak 30 karung beras miskin (raskin) yang sudah dalam kondisi berulat ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Barat (Kalbar) agar Bulog setempat diproses secara hukum.

"Kedatangan kami ke Kejati untuk melaporkan Bulog karena telah menyalurkan Raskin yang tidak layak konsumsi," kata Ketua RT 01/RW 06, Desa Kuala Mandor A, Kecamatan Kuala Mandor B, Kabupaten Kubu Raya, Abdullah di Pontianak, seperti dikutip dari Antara, (25/4).

Dia menyesalkan, kenapa Bulog masih menyalurkan Raskin tersebut, meskipun kondisinya sudah tidak layak konsumsi dan berisi ulat. "Kami sebagai masyarakat tidak mampu sangat dirugikan dalam hal ini. Karena Raskin tersebut juga dibeli, tetapi kualitasnya malah jauh dari harapan," ungkapnya.

Abdullah menjelaskan, total beras yang tidak layak konsumsi sebenarnya sekitar 20 ton lebih, tetapi yang diserahkan ke Kejati Kalbar sebagai barang bukti hanya 30 karung saja.

Menurut dia, kondisi Raskin tersebut warnanya kuning, berbau, hancur serta berulat, yang diambil langsung dari gudang Bulog Kalbar di Wajok Rabu (23/4) yang diserahkan pada 25 RT di Kecamatan Kuala Mandor B.

Sementara itu, Ketua DPD LAKI Kalbar Burhanudin Abdullah mendesak Kejati Kalbar untuk memproses hukum Bulog Kalbar, kalau memang dalam hal pengadaan Raskin di Kecamatan Kuala Mandor B, Kabupaten Kubu Raya ada unsur korupsinya.

"Kedatangan kami ke Kejati untuk melaporkan Bulog Kalbar karena telah menyalurkan Raskin yang kualitasnya rendah dan tidak layak konsumsi," ujarnya.

Burhanudin mendesak, Kejati Kalbar segera memeriksa pihak terkait di Bulog Kalbar terkait penyaluran Raskin yang tidak layak konsumsi tersebut.

Kepala Bidang Operasional Bulog Kalbar, Nasir Tamimi menyatakan, kalau memang ada Raskin yang telah didistribusikan kondisi berasnya tidak layak agar dikembalikan. "Kami akan mengganti beras yang dinilai tidak layak itu dengan beras Raskin lainnya," kata Nasir Tamimi.

Dalam kesempatan itu, Nasir menyatakan pihaknya siap dikoreksi dalam hal penyaluran raskin, agar ke depannya lebih baik lagi.

(mdk/hhw)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP