Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Warga Ogan Ilir Geger Harimau Berkeliaran di Kebun, BKSDA Sebut Jejak Babi Hutan

Warga Ogan Ilir Geger Harimau Berkeliaran di Kebun, BKSDA Sebut Jejak Babi Hutan Harimau Sumatera di Kebun Binatang Australia. ©Taronga Zoo Sydney/Handout via REUTERS

Merdeka.com - Beberapa hari terakhir warga Ogan Ilir, Sumatera Selatan, digegerkan dengan kabar harimau Sumatera yang berkeliaran di kebun. Kabar itu dibantah Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) yang menyebut hanya ditemukan jejak babi hutan.

Kepala BKSDA Sumsel, Genman Hasibuan, mengungkapkan pihaknya sudah melakukan penyelidikan di Desa Seri Kembang, Kecamatan Muara Kuang, Ogan Ilir, yang menjadi lokasi informasi adanya harimau. Petugas menyisir kebun warga yang melapor melihat keberadaan harimau dan anakan beberapa waktu lalu.

"Setelah kami cek jejak kaki di kebun dan sekitaran tidak ditemukan jejak kaki harimau. Kami hanya menemukan banyak jejak kaki babi hutan," ungkap Genman, Senin (6/1).

Menurut dia, jarak Ogan Ilir dan hutan lindung di Pagaralam atau Lahat yang merupakan habitat raja hutan terbilang sangat jauh, sekitar 150 kilometer. Selain itu, sejauh ini tidak pernah terjadi konflik harimau Sumatera dan orang di kabupaten itu.

"Tidak ada ternak diserang harimau atau orang berkonflik dengan harimau di Ogan Ilir, karena jaraknya dengan habitatnya sangat jauh," ujarnya.

Dia mengatakan, pengakuan warga yang mengaku melihat secara langsung keberadaan harimau dan anakannya di Ogan Ilir dibilang tak dapat dipertanggungjawabkan. Warga diminta tidak mudah percaya atau mencari tahu terlebih dahulu kebenarannya jika mendengar kabar itu.

"Kami imbau masyarakat tetap tenang, tetapi juga harus waspada. Segera lapor ke pemerintah setempat dan diteruskan ke BKSDA jika benar-benar melihat harimau, jangan diganggu apalagi dibunuh," pungkasnya.

Diketahui, seorang petani melihat dua ekor harimau (satu indukan dan satu anakan) berada di kebun jeruk miliknya di Desa Seri Kembang, Kecamatan Muara Kuang, Ogan Ilir, beberapa hari lalu. Petani itu pun melapor ke kepala desa setempat dan kabar itu tersiar luas yang menyebabkan warga desa dan sekitarnya menjadi resah.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP