Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Warga: Mobil yang kacanya pecah, silakan hubungi kami

Warga: Mobil yang kacanya pecah, silakan hubungi kami warga buaran blokir jalan. ©2013 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Pemblokiran jalan I Gusti Ngurah Rai, Jakarta Timur, oleh warga sekitar merupakan puncak dari aksi penolakan terhadap upaya penggusuran permukiman mereka.

"Tidak ada jalan lain. Kami mewakili masyarakat Madura menyampaikan berjuta-juta maaf terhadap warga yang sudah kami blok jalan dan mobilnya karena ini untuk perjuangan," kata perwakilan warga H Mukhlis di Jakarta, Sabtu (18/5).

Dia mengatakan jika dalam aksi tersebut ada warga yang dirugikan terutama kendaraannya mengalami kerusakan misalnya kaca yang pecah dapat menghubungi dia.

"Silakan menghubungi saya, saya yang bertanggung jawab," tambah dia dikutip antara.

Warga Madura yang tinggal di Kampung Sumur Jakarta Timur menolak penggusuran.

Mereka melakukan pemblokiran Jalan Gusti Ngurah Rai dengan memalang jalan menggunakan mobil yang bannya dikempeskan.

Mobil yang memblokir jalan seperti truk, metromini, busway, mikrolet yang dihentikan paksa oleh warga.

Akibat aksi blokir jalan tersebut, arus lalu lintas dari Buaran ke Kampung Bulak maupun sebaliknya terhenti.

Warga yang melintas terpaksa mencari alternatif dengan memutar melalui permukiman.

Aksi pemblokiran jalan berakhir setelah ada kesepakatan di mana warga akan bertemu dan berdialog dengan Wali Kota Jakarta Timur dan Gubernur DKI Jakarta pada Senin (20/5). (mdk/tts)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP