Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Warga Karet Tengsin kais puing-puing sisa kebakaran

Warga Karet Tengsin kais puing-puing sisa kebakaran Sisa kebakaran di Karet Tengsin. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Pasca kebakaran besar yang melanda Jalan Karet Pasar Baru Barat 2, Kelurahan Karet Tengsin kecamatan Tanah Abang, kini warga sudah kembali ke rumah masing-masing. Mereka sibuk membereskan puing-puing rumah yang hangus terbakar.

Pantauan merdeka.com, Selasa (7/8), ada salah satu rumah di RT 1 diberi garis polisi. Pasalnya, dari rumah itu diduga korsleting dan menjadi penyebab kebakaran. Rumah yang dimiliki bapak Alimudin itu sampai sekarang belum dilakukan olah TKP oleh pihak kepolisian.

Rumah yang terbakar tinggal menyisakan tembok-tembok hangus. Nyaris tidak ada lagi barang berharga yang bisa diselamatkan dari kebakaran tersebut.

Kebakaran itu menghabiskan empat RT sekaligus dengan 288 rumah di dalamnya. Akibatnya, 1900 jiwa menjadi pengungsi sementara di berbagai titik di Karet Tengsin seperti di kuburan Karet Bivak, rumah susun Karet Tengsin 1 dan 2, aula mesjid Al-Muhajirin dan mesjid Al Ikhlas.

Tempat-tempat itu sekarang dipenuhi para pengungsi korban kebakaran. Bantuan pun datang dari berbagai pihak, Palang Merah Indonesia (PMI) membuat posko kesehatan yang siap melayani warga yang sakit, mereka pun menyiapkan dua ambulans.

Dengan perlengkapan dan persediaan obat yang cukup banyak, PMI siap melayani hingga keadaan kembali normal. Tidak hanya obat-obatan, PMI juga membuat dapur umum yang nantinya akan membuatkan makanan untuk warga berbuka puasa dan sahur.

Posko Kesehatan tidak hanya didirikan oleh PMI, pihak kecamatan Tanah Abang pun mendirikan puskesmas sementara. Tidak ketinggalan, mereka pun menyuplai berbagai logistik-logistik yang sekiranya diperlukan warga.

Bank Rakyat Indonesia (BRI) juga menurunkan tim bantuan tanggap bencana. Mereka mendirikan posko yang menyuplai 100 nasi bungkus tiap harinya. Mereka pun juga membawa obat-obatan dan tim medis guna mengobati jika ada warga yang sakit.

Di tengah kesibukan warga, Wali kota Jakarta Pusat, Saefullah terlihat mengunjungi warga yang menjadi korban. Dia menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas bencana yang menimpa warga Karet Tengsin kemarin malam dan menjamin pasokan makanan selama warga di pengungsian tetap terjaga.

"Hari ini saya antarkan beberapa bantuan khususnya untuk balita. Untuk soal makan kita jamin tidak ada yang kelaparan tadi sahur malah kelebihan dan kalau sakit sudah ada dokter, ada juga yang patah tulang sudah dibawa ke rumah sakit dan dijamin Jamkesda," kata Saefullah kepada wartawan.

Saefullah mengimbau kepada masyarakat Jakarta yang padat penduduk untuk lebih berhati-hati. Menurutnya, daerah itu adalah daerah yang rawan akan kebakaran dan pasti api akan cepat menyambar karena rumah penduduk yang padat.

"Daerah padat pasti rawan, kadang dari iseng mengakibatkan kejadian luar biasa, jadi kami harap bisa lebih teliti. Kita jamin mereka tetap sekolah, baju kita siapin, kita nunggu data konkret," ujarnya.

Hingga siang ini, bantuan masih terus berdatangan. Di luar daerah kejadian juga terdapat posko-posko kebakaran. Mereka pun meminta sumbangan bagi pengendara motor dan mobil yang melintas di sekitar Karet Tengsin. (mdk/hhw)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP