Warga jengkel kemacetan di Purwakarta tak juga terurai
Merdeka.com - Kemacetan parah yang terjadi dalam tiga hari terakhir melanda jalanan di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Hal itu membuat warga lokal di daerah itu mulai dibuat jengkel.
Warga merasa seluruh aktivitas keseharian mereka terganggu. "Ieu geus teu bener pisan, maenya ti Kebon Kolot nepika pusat kota nepika kudu meakeun waktu dua jam (ini sudah tidak benar, masa dari Kebon Kolot sampai pusat kota memakan waktu dua jam)," gerutu salah seorang warga Purwakarta Asep Mulyana, Kamis (29/12).
Kondisi macet di Purwakarta yang terjadi saat ini dinilai lebih parah dibanding masa arus mudik lebaran. Sebab, seluruh kendaraan yang masuk Purwakarta hampir tidak bergerak.
"Saat Lebaran saja tidak seperti ini," ujar Asep.
Asep meminta agar pemerintah dan pihak terkait segera melakukan langkah agar kemacetan yang terjadi di daerahnya dapat segera diurai. "Kalau terus menerus macet, kita tidak bisa melakukan aktivitas," tambahnya.
Kemacetan di jalanan Purwakarta saat ini semakin parah bahkan jalanan di Purwakarta mulai dari wilayah Cikopo Bungur sari hingga sepanjang jalur Purwakarta-Bandung layaknya areal parkir massal kendaraan.
Kondisi itu terjadi sebagai imbas dari pengalihan arus kendaraan besar dari jalan Tol ke jalur arteri, lantaran jembatan Cisomang di Tol Cipularang tidak dapat dilalui kendaraan besar.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya