Warga duga perusuh di Penjaringan korban gusuran Ahok
Merdeka.com - Massa yang hendak menyerang kediaman pribadi calon gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama tersulut emosinya, sehingga menjarah toko-toko di sekitar Jalan Gedong Panjang, Jakarta Utara. Ketatnya pengamanan membuat mereka emosi dan melampiaskan amarahnya dengan membuat kericuhan.
Zabadi (24), warga Muara Baru, menduga para perusuh yang mengamuk tersebut merupakan warga korban penggusuran. Namun, dia tak mengetahui persis motif mereka hingga melakukan pengerusakan dan pembakaran.
"Kalau ceritanya simpang siur tapi setau saya, warga yang ngamuk di jalan adalah warga yang kena gusur," Zabadi ketika ditemui di Jalan Gedong Joang, Jakarta Utara, Sabtu (5/11).
Penjarahan di Jalan Gedong Panjang, Jakarta Utara ditengarai ada pihak yang memprovokasi warga untuk menjarah. Tidak hanya itu, dia juga sempat ditawari makanan dan minuman hasil jarahan dari sejumlah pelaku kerusuhan, sebagian besar masih remaja.
Menurut cerita Zabadi, remaja tersebut mengambil beberapa makanan seperti cokelat dan es krim. "Wong anak bocah-bocah yang masih SMA ikut ngejarah, bahkan saya sempat ditawari cokelat Silverqueen sama mereka," cerita dia.
Saat ini menurut dia, kondisi Jalan Gedong Panjang setelah kejadian semalam sudah berangsur pulih dan masyarakat sudah beraktivitas seperti biasa. "Masyarakat enggak ada yang takut dan sudah beraktivitas seperti biasa," tutup dia.
(mdk/tyo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya