Dua warga Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, tertembak senapan angin saat terjadi bentrok antarwarga yang melibatkan Desa Masinggi dan Desa Loji, Senin dini hari. Insiden itu juga menyebabkan tiga kios penjual pulsa musnah terbakar oleh orang tak dikenal.
Kepala Polda Sulawesi Tengah Brigjen Polisi Dewa Parsana melalui pesan singkat mengatakan bentrok itu terjadi sekitar pukul 01.00 WITA yang dilakukan dengan aksi saling lempar batu.
Sementara itu, kedua korban luka sudah mendapat pengobatan di balai pengobatan terdekat.
Parsana mengaku, saat ini, sedang menuju ke lokasi kejadian didampingi Direktur Samapta Polda Sulawesi Tengah dan Wakil Kepala Satuan Brimob Polda Sulawesi Tengah. Jarak Kota Palu menuju Kabupaten Parigi Moutong sekitar 100 kilometer. Demikian dikutip dari antara, Senin (25/2).
Bupati Parigi Moutong Syamsurizal Tombolotutu diharapkan akan hadir dalam dialog bersama Kapolda Sulawesi Tengah dan masyarakat guna mencari solusi damai.
Parsana mengatakan, saat ini, situasi di kedua desa sudah kondusif. Namun, puluhan anggota Polres Parigi Moutong masih bersiaga guna mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.
Penyebab bentrok antawarga tersebut hingga kini belum diketahui. Parsana juga berharap masyarakat tidak mudah terhasut oleh provokator yang sengaja ingin mengganggu keamanan dan ketertiban.
Di Kabupaten Parigi Moutong sendiri jarang terjadi bentrok antarwarga, dan kejadian Senin dini hari itu adalah insiden yang pertama pada tahun 2013.
Polisi: Gas air mata untuk tenangkan massa di Tee Box
Polisi tembakkan gas air mata karena penonton reggae ricuh
Penonton kecewa cara polisi bubarkan massa dengan gas air mata
5 Orang pingsan saat peluncuran buku Ras Muhamad
Kisah Pasukan Baret Merah RPKAD hadang konvoi Presiden Soekarno
Cerita Bung Karno tak mampu beli seikat rambutan
Video porno 'pamotan bergoyang' gegerkan warga Rembang
Soal-soal aneh ujian sekolah, dari Luthfi hingga Miyabi
Jokowi dan asal usul satrio piningit
Kades akui pemeran video porno 'Pamotan Bergoyang' warganya
Akankah 12 anggota Kopassus pembunuh dijerat hukuman mati?
12 Kopassus tinggalkan ruang sidang bak pahlawan
Serda Ucok, eksekutor di Lapas Cebongan terancam hukuman mati
Mantan kepala BIN orasi dukung Kopassus di sidang militer