Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Warga dekat proyek Tol Cinere-Serpong mengeluh selalu kebanjiran

Warga dekat proyek Tol Cinere-Serpong mengeluh selalu kebanjiran Ilustrasi banjir. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Lima kepala keluarga di Jalan Oscar II, kelurahan Bambu Apus, Kota Tangerang Selatan mengeluhkan adanya banjir setinggi 1 meter setiap turun hujan. Diduga hal ini merupakan imbas dari pengerjaan proyek Tol Cinere-Serpong.

Harun Sohar (56) warga setempat mengaku, sejak musim hujan di bulan Oktober 2018, daerah permukimannya menjadi tergenang banjir.

"Kami terendam paling tinggi pernah satu meter. Sebelumnya tidak pernah, dugaan kami ada saluran air yang mampet, karena ada pembangunan tol ini," kata dia, Kamis (8/11).

Pihaknya berharap, ada perhatian dari pemerintah dan pihak kontraktor proyek Tol Cinere-Serpong, untuk melakukan perbaikan saluran air dan pembersihan tanah material di jalan.

"Kalau sebelumnya kan debu karena panas, masuk hujan saat ini menjadi banjir, kami sudah lapor ke pihak tol tapi belum ada ada tindakan serius. Ke Lurah di Bambu Apus juga tidak ditanggapi," lanjutnya.

Saat ini tercatat hanya ada lima bangunan rumah milik lima kepala keluarga dan satu bangunan masjid. Setelah sebelumnya hampir 20 kepala keluarga menetap tinggal di lokasi tersebut sejak 1990.

"Dulunya sebelum tergusur ada 20 kepala keluarga, sekarang tinggal lima kepala keluarga, sekitar 20 orang lah kalau di total," ucap dia.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP