Warga Belitung ancam bakar dan tenggelamkan kapal isap
Merdeka.com - Warga di Belitung sudah gerah dengan keberadaan kapal isap milik perusahaan swasta yang beraktivitas di perairan laut pering Kabupaten Belitung Timur. Lingkungan sekitar rusak akibat kegiatan eksplorasi timah di tengah laut tersebut.
Hari ini ribuan warga antikapal isap menggelar demo di Pantai Sengaran, Kecamatan Kelapa Kampit, Belitung Timur. Salah satu demonstran yang juga Direktur Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Bangka Belitung Ratno Budi meminta pemerintah segera menindak, tidak hanya sekadar diam.
"Kalau tidak ada tindakan dari negara, biar masyarakat. Rencana kita bakar dan tenggelamkan (kapal isap). Kami ultimatum sampai tanggal 20 Oktober," kata Ratno kepada merdeka.com. Jumat (14/10).
Ratno menceritakan, upaya pengusiran kapal isap sebelumnya pernah dilakukan warga. Di tahun 2012, aksi mereka membuahkan hasil. Saat itu Belitung terbebas dari tambang laut.
"Lalu kembali muncul kapal isap tahun 2016 April kemarin. Sempat beraktivitas, namun menurut kami banyak pelanggaran, seperti tata ruang tidak ada, amdal izin kedaluwarsa," beber Ratno.
Saat ini Gubernur Kepulauan Bangka Belitung sudah mengeluarkan izin operasional tiga perusahaan ekplorasi tambang timah di laut. Dua perusahaan swasta dan satu milik BUMN. Sejauh ini sudah ada satu kapal isap yang beraktivitas di sana.
Dampak negatif tambang laut tak kalah hebat dengan yang di darat. Terjadinya sedimentasi terhadap terumbu karang dan punahnya biota laut. Rusaknya wajah Belitung sebagai destinasi wisata di mata dunia akibat perusakan lingkungan. Hilangnya mata pencaharian para nelayan dengan kerugian ekonomi sangat besar dalam jangka panjang akibat rusaknya biota laut. (mdk/cob)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya