Warga Bandung diminta waspada cuaca ekstrem pada Desember
Merdeka.com - Dalam beberapa hari terakhir cuaca di wilayah Bandung mulai diguyur hujan. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandung menyebut saat ini mulai memasuki musim peralihan dari musim kemarau ke musim hujan. Masyarakat diminta untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem yang terjadi di masa musim peralihan ini.
Prakirawan BMKG Bandung, M. Iid mengatakan, curah hujan yang terjadi beberapa hari terakhir berada di atas angka 50 milimeter. Dalam beberapa hari ke depan diprediksi curah hujan bakal berada di atas angka 50 milimeter.
"Suatu kondisi bisa dikatakan memasuki musim hujan jika curah hujan di satu dasarian (10 hari) curah hujan sudah mencapai 50 mm atau lebih serta diikuti oleh dua dasarian berikutnya. Diprediksi musim hujan akan masuk pada bulan Desember. Jadi bulan Desember sudah mulai musim hujan dan merata," ujar Iid kepada merdeka.com, Senin (9/11).
Iid menjelaskan memasuki masa peralihan musim ini membuat potensi cuaca ekstrem lebih sering dan besar. Cuaca ekstrem itu disebabkan pertumbuhan awan cumulonimbus (Cb). Awan ini kata dia biasanya rajin tumbuh di masa masa peralihan itu.
"Dalam awan cb itu berpotensi terjadi cuaca-cuaca ekstrem seperti hujan lebat disertai petir, angin kencang. Untuk itu kami mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem saat musim peralihan ini," katanya.
Iid menambahkan puncak musim hujan diprediksi akan terjadi antara bulan Desember hingga Februari 2016. Menurut dia, berdasarkan data klimatologi curah hujan paling tinggi perbulannya biasa terjadi Maret.
"Untuk puncak saat ini diprediksi berada di antara bulan Desember, Januari, Februari," ujarnya.
(mdk/has)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya