Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Warga Bali protes sinetron Sembilan Wali

Warga Bali protes sinetron Sembilan Wali Bali. joyfull/Shutterstock.com

Merdeka.com - Puluhan aktivis Hindu berunjukrasa di gedung DPRD Bali di Denpasar, Senin (6/8). Mereka memprotes sinetron "Sembilan Wali" yang ditayangkan stasiun televisi Indosiar karena dianggap melecehkan umat Hindu.

Unjukrasa itu digelar KMHDI (Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia) Bali dan BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) IHDN (Institut Hindu Dharma Negeri) Denpasar. "Kami mendesak tayangan sinetron itu dihentikan," tegas Ketut Sumadiarta, dari KMHDI Bali.

Menurut dia, tokoh Hindu yang ada dalam sinetron Sembilan Wali digambarkan dengan perannya buruk semua sehingga tidak mencerminkan penghormatan terhadap SARA (suku, agama, ras dan antargolongan). "Yang jelas sinetron 'Sembilan Wali' terindikasi mengandung pelecehan terhadap umat Hindu," tandas Sumadiarta.

Sinetron Sembilan Wali, lanjut dia, termasuk kategori fiksi sejarah atau legenda, di mana di dalamnya mengandung pro dan kontra serta konflik antara faham Hindu dan Islam. Sebagai fiksi sejarah, mestinya ada peran pakar sejarah dari kedua faham yang dipertentangkan, untuk menjadi konsultan. Ini penting, agar terjadi keseimbangan dan otorisasi kebenaran informasi dalam tiap alur cerita yang disiarkan.

Atas desakan itu, Ketua Komisi I DPRD Bali Made Arjaya yang memimpin rapat dengar pendapat ini, berjanji akan mengambil sikap yang tegas. "Kita minta tayangan itu dihentikan atau Indosiar yang tidak boleh menayangkan seluruh siarannya di Bali. Sebab ini bukan kali pertama tayangan di Indosiar yang merugikan umat Hindu. Sebelumnya juga ada Angling Dharma dan Tutur Tinular," ujarnya.

Sementara itu Ketua KPID Bali Komang Suarsana menjelaskan, pihaknya telah melayangkan dua kali teguran ke Indosiar. Hanya saja, belum ada tanggapan terkait teguran dimaksud.

Dia mengatakan, KPI Pusat telah memanggil pihak Indosiar untuk menjelaskan sinetron kontroversi tersebut. "Rencananya, Indosiar akan memberikan jawaban di KPI Pusat. Kami akan hadir di sana nantinya. Prinsipnya sikap kami jelas, sebagaimana juga pengaduan masyarakat Bali, bahwa sinetron Sembilan Wali dihentikan penayangannya," tandas Suarsana. (mdk/ian)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP