Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Wapres Puji Kompleks Makodam XVIII Kasuari: Tempat Ibadah Lengkap dan Ada Area Kebun

Wapres Puji Kompleks Makodam XVIII Kasuari: Tempat Ibadah Lengkap dan Ada Area Kebun Wapres meninjau Kodam XVIII Kasuari di Manokwari. ©2021 Antara

Merdeka.com - Wakil Presiden, Ma’ruf Amin, meninjau Kompleks Markas Besar Komando Daerah Militer (Kodam) XVIII Kasuari di Manokwari, Papua Barat. Peninjauan dilakukan di sela-sela kunjungan kerja Wapres Ma'ruf ke Provinsi Papua Barat dan Provinsi Papua.

Wapres sudah berada di Papua sejak Kamis (14/10) kemarin, dan direncanakan hingga Sabtu (16/10). Berdasarkan keterangan dari Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Wapres (BPMI Setwapres), Ma’ruf Amin tiba di Kodam XVIII Kasuari pukul 06.30 WIT dengan disambut oleh Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacam dan Panglima Kodam (Pangdam) XVIII Kasuari, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa.

Setibanya di sana, Wapres menyempatkan diri berjalan kaki mengelilingi Kompleks Kodam dan menyaksikan pemandangan di sekitar.

"Pemandangan di sini sangat menyenangkan dan memberikan semangat untuk bekerja dengan optimal," kata Wapres di Manokwari. Demikian dikutip dari Antara, Jumat (15/10).

Wapres mengapresiasi penataan kompleks Kodam Kasuari yang di dalamnya terdapat beragam tempat ibadah untuk menjaga toleransi dan persatuan antarumat beragama.

"Ini suatu bentuk penyiapan tempat yang luar biasa. Saya lihat tempat ibadahnya lengkap, ada masjid, ada gereja Katolik dan Protestan, bahkan juga akan dibuat pura. Ini melambangkan tentang Kebhinnekaan dalam agama dan kerukunan agama," katanya.

Hal lain yang menarik perhatian Wapres adalah area perkebunan Green Kasuari yang dikelola Kodam.

"Saya sangat apresiasi adanya semacam kebun percobaan untuk menanam berbagai bentuk komoditi sayuran, semangka, pengembangan anggrek," katanya.

Dia berharap kegiatan penghijauan seperti ini tersebut dapat menjadi contoh bagi Makodam dan juga Mapolda di tempat lain.

"Ini bisa menjadi sesuatu yang bisa dikembangkan untuk pembelajaran bagi masyarakat, sehingga kita tidak perlu lagi kesulitan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat bahkan kalau mungkin bisa untuk daerah lain," ujarnya.

Sebelum meninggalkan Makodam, Wapres menanam pohon matoa dengan memberikan catatan kesan pada potongan kayu bertuliskan 'Teruskan Pengabdian Kalian, Untuk Negeri Tercinta NKRI'.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP