Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Wapres Minta Menkes dan Menag Lobi China dan Saudi Soal Izin Umrah dan Vaksin Sinovac

Wapres Minta Menkes dan Menag Lobi China dan Saudi Soal Izin Umrah dan Vaksin Sinovac Salat Tarawih di Masjidil Haram. ©2021 AFP

Merdeka.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin meminta kepada Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin untuk melakukan negosiasi secara intensif kepada China agar perusahaan pemasok vaksin Sinovac ke Indonesia yakni Sinovac Biotech Ltd untuk segera mengurus Emergency Use Listing (EUL) dari WHO.

Hal tersebut seiring dengan pemerintah Arab Saudi yang telah mengizinkan 50 ribu orang untuk menunaikan umrah selama Ramadan 2021 dengan syarat vaksin yang digunakan jemaah harus tersertifikasi oleh WHO seperti Pfizer, AstraZeneca, dan Moderna. Sedangkan vaksin Sinovac yang digunakan sebagian masyarakat Indonesia, belum mengantongi emergency use listing (EUL) dari Organisasi Kesehatan Dunia tersebut.

"Karena itu Wakil Presiden meminta kepada Menteri Kesehatan yang sudah merencanakan lobi ke pemerintah China. Bagaimana pemerintah Indonesia mendorong pemerintah China agar segera melakukan proses secepatnya, agar WHO memberikan sertifikasi terhadap vaksin sinovac," kata Juru Bicara Wakil Presiden, Masduki Baidlowi dalam video berdurasi tiga menit, Kamis (22/4).

"Jadi tidak ada hambatan lagi bagi jemaah umrah Indonesia yang mau beribadah di bulan ramadan juga," tambahnya.

Sementara itu, Ma'ruf juga meminta kepada Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas untuk melakukan negosisasi dengan Pemerintah Arab Saudi. Sehingga jemaah Indonesia diperbolehkan menjalani ibadah.

"Hal yang sama juga Wapres meminta dilakukan intensif kepada Menteri Agama, yang mana menteri agama sudah berikhtiar ini bagaimana timnya lebih intensif, bagaimana supaya sebisa mungkin yang namanya vaksin yang ada di Indonesia yaitu vaksin Sinovac itu diperbolehkan itu yang diminta oleh Wapres," ungkapnya.

(mdk/bal)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP