Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Wapres Ma'ruf Amin Sebut Realisasi Wakaf Uang Masih Jauh dari Angka Proyeksi

Wapres Ma'ruf Amin Sebut Realisasi Wakaf Uang Masih Jauh dari Angka Proyeksi Wapres Maruf Amin di Peringatan Hari Ulang Tahun Otonomi Daerah ke-25. ©2021 Istimewa

Merdeka.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyebut bahwa wakaf memiliki potensi cukup besar untuk dikembangkan di Indonesia. Dari data Badan Wakaf Indonesia (BWI), potensi wakaf uang nasional diperkirakan dapat mencapai Rp180 triliun per tahun.

"Wakaf uang memiliki potensi yang cukup besar untuk dikembangkan di Indonesia. Pada tahun 2018, Badan Wakaf Indonesia (BWI) menyampaikan bahwa potensi wakaf uang nasional diperkirakan dapat mencapai Rp180 triliun per tahun," kata Ma'ruf dalam acara Riau Berwakaf, Jumat (13/8).

"Namun, realisasi wakaf uang masih jauh dari angka yang diproyeksikan. Karena itu diperlukan usaha-usaha yang lebih optimal dan Gerakan Riau Berwakaf diharapkan dapat mendukung capaian potensi tersebut," sambungnya.

Selain itu, Ma'ruf menuturkan, pada awal kemerdekaan Indonesia, gerakan wakaf pernah dilakukan oleh masyarakat Aceh berupa pembelian pesawat pertama Republik Indonesia yang kemudian menjadi cikal bakal Garuda Indonesia.

"Contoh lainnya yang merupakan dana wakaf adalah kontribusi pada pembangunan tugu Monumen Nasional (Monas) dan lain-lain," kata petinggi Majelis Ulama Indonesia ini.

Ma'ruf menambahkan, dalam rangka memperoleh kemanfaatan wakaf yang lebih besar, praktik wakaf mulai bergeser dari yang awalnya hanya pada harta dan benda tidak bergerak, kini wakaf dapat dilakukan melalui benda yang dinilai lebih produktif dan memiliki nilai ekonomi.

"Dan memudahkan siapa saja untuk berwakaf, yaitu melalui wakaf uang. Gerakan Nasional Wakaf Uang (GNWU) telah dicanangkan Presiden Jokowi pada tanggal 25 Januari 2021 lalu," pungkasnya.

(mdk/yan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP