Wapres JK sebut 50 Persen Penghuni Lapas dari Kasus Narkoba
Merdeka.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan di lembaga masyarakat (lapas) hampir sekitar 50 persen diisi para pecandu hingga pengedar narkoba. Hal itu dikatakan JK saat membuka Hari Anti Narkotika Internasional (Hani) di Gedung Tri Brata, Jalan Dharamawangsa, Jakarta Selatan, Rabu (26/6).
"Informasi yang berkembang tentu dari Menkumham bahwa hampir 50 persen daripada isi lapas-lapas, LP di negeri kita ini diisi dari pada pecandu ataupun juga pedagang-pedagang pengedar narkoba, luar biasa tentu," kata JK di Gedung Tribrata, Jakarta Selatan, Rabu (26/5).
Namun kata JK, di dalam lapas pun masih bisa menjajakan barang haram tersebut. Sebab itu, semua pihak kata dia harus terlibat untuk memberantas korupsi. Sebab mereka atau pengedar narkoba memiliki jaringan luas. Dibutuhkan keberanian kata JK untuk bisa menjadi pengedar nakoba.
"Di dalam penjara pun, seperti saya katakan tadi, mereka dapat memperdagangkan barang yang haram ini," ungkap JK.
Diketahui acara tersebut dihadiri Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Heru Winarko, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, serta beberapa anggota DPR. (mdk/ded)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya