Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Wapres JK mengenang 13 tahun tsunami Aceh

Wapres JK mengenang 13 tahun tsunami Aceh Jusuf Kalla. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengenang 13 tahun tsunami aceh. Tsunami itu terjadi pada 26 Desember 2014 silam.

Dari video yang disebarkan Setwapres RI Selasa (26/12), Wapres JK terlihat berbincang santai dengan rekan-rekannya sembari menceritakan kisah saat mendatangi lokasi tsunami di Aceh. Dia menyoroti soal perlu atau tidaknya memandikan jenazah korban tsunami sebelum dikuburkan.

"Jadi (mereka) tanya bagaimana pak ini? mayat sudah mau busuk ini bagaimana caranya. Eh, saya ini saya bilang tertinggi di sini. Kedua, saya juga pernah sekolah agama, punya kewenangan. Panggil Gubernur dan mari. Dulu pendapat saya ini sahid karena itu tidak perlu dikafankan, tidak perlu dimandikan dan tidak perlu disalatkan," kisah JK.

Pada saat itu, JK terus menegaskan bahwa jenazah korban tsunami Aceh tidak perlu dimandikan atau pun disalatkan. Jenazah tersebut langsung saja dikebumikan.

"Fatwa bahwa yang meninggal itu sahid tentu tidak perlu disalatkan dan tidak perlu dimandikan," ucapnya.

JK menambahkan, jikalau ingin memandikan dan menyalatkan jenazah maka akan mengalami kesulitan. Sebab, jumlah korban tsunami Aceh bukan ratusan tapi ribuan orang.

"Kalau pun mau bagaimana caranya? Bagaimana? Setuju (kata mereka)," kata JK mengenang.

Tsunami menerjang Aceh menyusul gempa bumi berskala 9,1 SR. Akibat tsunami, sekitar 170.000 warga Aceh tewas. (mdk/rnd)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP