Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Wapres JK: 2019, Indonesia siap tambah pasukan perdamaian PBB

Wapres JK: 2019, Indonesia siap tambah pasukan perdamaian PBB Pemakaman KH Hasyim Muzadi. ©2017 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla menghadiri Sidang Majelis Umum ke-73 PBB di Markas Besar PBB di Kota New York. Dalam pidatonya, JK, begitu dia disapa, menyatakan Indonesia siap menambah jumlah pasukan perdamaian di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menjadi 4.000 prajurit hingga 2019.

Saat ini, jumlah pasukan perdamaian Indonesia telah mencapai 3.500 prajurit.

"Kita tidak akan berhenti di sana. Kita siap berkontribusi 4.000 pasukan perdamaian hingga 2019, dengan meningkatkan proporsi pasukan perempuan," kata Wapres JK. Demikian dikutip dari Antara, Jumat (28/9).

Wapres mengatakan, Indonesia percaya bahwa operasi pasukan perdamaian di bawah PBB harus terus dilanjutkan.

Dalam kesempatan tersebut, JK juga mengungkapkan terima kasih atas kepercayaan negara-negara PBB memilih Indonesia sebagai Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB 2019-2020.

Indonesia, kata JK, akan bekerja sebaik-baiknya dalam rangka mewujudkan perdamaian dunia dan mengharapkan dukungan para pihak.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi mengatakan, saat ini pasukan perdamaian PBB perempuan jumlahnya masih sangat sedikit atau hanya 3 persen dari total pasukan.

Untuk Indonesia sendiri, setidaknya terdapat 111 perempuan yang menjadi pasukan perdamaian baik untuk sipil maupun militer. Keberadaan mereka akan ditingkatkan jumlahnya.

Retno menyampaikan, pasukan perdamaian PBB perempuan menjadi kebutuhan dalam penanganan konflik dan pascakonflik.

"Karena banyak korban konflik merupakan anak dan perempuan yang lebih memiliki kepercayaan dan kenyamanan dengan perempuan," katanya.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP