Wanita yang laporkan anak Deddy Mizwar ngaku telat tiga bulan
Merdeka.com - Riana Rara Kalsum (40) tak habis pikir kedekatannya dengan Lettu Inf Zulfikar Rakita Dewa, akan berakhir duka. Fikar, sapaannya, yang merupakan putra Wakil Gubernur dan aktor kondang Deddy Mizwar ternyata tak sebaik di perkenalan awal mereka.
Riana dan Fikar mulanya berkenalan di jejaring sosial Path. Setelah merasa cukup dekat, keduanya memutuskan berlibur bersama keliling Eropa.
"Padahal saya mau pergi Juli, udah beli tiket dan penginapan semuanya. Tapi karena keukeh banget dia rayunya, gigih, didekatin terus sampai akhirnya saya tunda berangkat 12 Agustus. Tapi kita ketemu tangga 24 Agustus, karena sebelumnya saya ke Belgia dan Paris dulu," kata Rara saat berbincang dengan merdeka.com, Jumat (23/1).

Selama liburan bersama, mereka juga tinggal menginap di tempat dan kamar yang sama. Saat itulah, rupanya beberapa kali terjadi perbuatan yang disebut Riana sebagai perbuatan asusila.
"Saya merasa perbuatan asusila, atau pelecehan, nggak sesuai norma dari hubungan itu, di luar pernikahan, saya dirayu, dijebak," beber Riana tanpa menjelaskan lebih detil.
Sampai di akhir masa liburan, Riana mengaku mereka cukup gembira. Bahkan Fikar sempat menjanjikannya ke arah hubungan yang lebih serius.

Setelah pulang ke Tanah Air, bukan kasih sayang lagi yang didapat Riana. Fikar mendadak kasar hingga akhirnya menghilang tanpa jejak. Bahkan saat kepulangannya ke Indonesia, dia tak mengabarkan Riana.
Padahal, saat itu kondisi Riana sudah telat datang bulan. "Iya, telat itu September, 3,5 bulan, Alhamdulillah sehat," ucapnya sendu.
Meski sudah telat, dia memutuskan untuk tidak mengecek ke dokter. Sebab Fikar pernah berjanji akan ke dokter bersamanya setelah pulang ke Indonesia.
"Dia tahu banget (telat datang bulan) dari awal, sejak itu dia mulai berubah, stress, kasar, Oktober hilang, pernah juga ancam waktunya saya masukin instagram, dia ancam kalau gak turunin foto itu, maki hina saya," pungkasnya.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya