Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Wanita tua yang hanyut di Sungai Baureno ditemukan membusuk

Wanita tua yang hanyut di Sungai Baureno ditemukan membusuk Penemuan mayat di Mojokerto. ©2017 Merdeka.com/Budi

Merdeka.com - Sesosok mayat perempuan ditemukan di sungai Desa Plososari, Kecamatan Puri, Mojokerto, Jatim, Jumat (22/12). Kondisi mayat sudah membusuk dan tidak bisa dikenali karena tidak ada identitas yang ditemukan.

Setelah dilakukan autopsi mayat tersebut dipastikan Siti Asiyah (50), warga Dusun Kletek, Desa Baureno, Kecamatan Jatirejo. Siti sebelumnya dilaporkan hanyut di sungai Baureno pada Jumat (15/12) lalu.

Mayat perempuan ini ditemukan oleh warga di sungai Dusun Jalinan, Desa Plososari, Kecamatan Puri sekitar pukul 11.00 WIB. Kondisinya sudah membusuk dan tersangkut di akar pohon bambu di tepi sungai. Tidak ada satupun identitas yang melekat, hanya mengenakan daster.

Kasatreskrim Polres Mojokerto, AKP Mohammad Sholikin Feri mengatakan, setelah mendapat laporan dari warga langsung mendatangi lokasi dan melakukan pengecekan. Karena tidak ditemukan satupun identitas, kemudian mayat dievakuasi ke RSUD dokter Soekandar Mojosari untuk dilakukan autopsi.

"Kita datangkan keluarga yang kehilangan anggota keluarga karena diduga hanyut di sungai Desa Baureno. Keluarga memastikan kalau mayat tersebut adalah Siti Asiyah yang hanyut sekitar 1 minggu yang lalu," kata AKP Mohammad Sholikin Feri, Jumat (22/12).

Keluarga korban memastikan pakaian daster warna biru dongker motif batik, adalah pakaian yang terakhir kali dikenakan Siti Asiyah sebelum hilang dan dinyatakan hanyut di sungai. Termasuk tinggi badan dan ciri-ciri lainya.

"Daster warna biru dongker dengan motif batik di bagian atas, adalah kapaian yang dikenakan korban terakhir sebelum dinyatakan hanyut di sungai Desa Baureno. Jenasah langsung kita serahkan ke keluarganya untuk proses pemakaman," jelasnya.

Sebelumnya, Siti Asiyah (50) dinyatakan hilang dan hanyut di sungai Desa Baureno, Kecamatan Jatirejo pada Jumat (15/12) petang. Korban dinyatakan hanyut setelah Kepala Dusun Kletek, Rudianto mengecek ke bawah jembatan sungai Baureno, hanya menemukan payung yang sebelumnya dibawa korban. Pencarian dilakukan dengan melibatkan Tim Basarnas Surabaya, Para Sukarelawan PMI Kabupaten Mojokerto dan warga setempat.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP