Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Wanita pedagang kopi tewas terserempet KRL

Wanita pedagang kopi tewas terserempet KRL

Merdeka.com - Sungguh nahas nasib Camah (50), seorang wanita yang biasa berdagang kopi di pinggir rel kereta listrik. Camah tewas terserempet kereta api, saat sedang menyiapkan dagangannya di daerah Pisangan, Jakarta Timur, Kamis (16/8).

Menurut salah seorang saksi mata Suwarto (45) menuturkan kejadian sekitar pukul 18.00 WIB usai salat magrib. Dia mengatakan wanita yang dikenalnya itu tewas terserempet KRL Ekonomi AC arah Jatinegara-Bekasi

"Tadi saya lihat dia lagi beres-beresin daganganya, tahu-tahu ada kereta lewat. Apa dia sadar apa tidak saya tidak tahu. Tiba-tiba diserempet," ujarnya di lokasi kejadian.

Suami korban Sakrie (54) yang diberitahukan tetangganya pun langsung datang ke lokasi kejadian. Betapa sedih Sakrie saat melihat istrinya sudah tak bernyawa.

"Itu istri saya. mau nyiapin dagang buat kopi, kue-kue," katanya dengan nada lemas.

Lebih lanjut pria yang seharinya bekerja sebagai buruh ini menceritakan, setiap hari, dia dan sang istri memang selalu berdagang di pinggir rel kereta untuk memenuhi kehidupan sehari-hari.

"Saya tidak tahu persis kejadiannya jam berapa soal saya lagi di pasar," ujar Sakri sembari nangis terisak-isak.

Pria tua berkemeja biru dengan tas selempang di pundak berwana putih menceritakan dirinya dan istri mengaku akan pulang ke kampung menjelang lebaran ini. Untuk itu ia meminta istrinya untuk berdagang yang terakhir kalinya pada hari ini.

"Padahal ini malam terakhir saya berdagang, karena besok hendak pulang kampung di Karawang," ujar Sakri yang terduduk di samping jenazah istrinya.

Selanjutnya jenazah korban kemudian dibawa ke RSCM. Kejadian ini kemudian ditangani Polsek Jatinegara. (mdk/ian)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP