Walkot Bogor Sebut Keterisian Tempat Tidur Pasien Covid-19 Menurun
Merdeka.com - Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto mengatakan, tingkat keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Ratio (BOR) di sejumlah rumah sakit mulai menurun.
Dia mengungkapkan, hingga Senin (9/8) tercatat BOR sudah berada pada 40,5 persen atau hanya terisi 434 tempat tidur dari ketersediaan 1.317 unit.
"Semua data menunjukkan kondisi membaik. Seperti BOR pada Juli lalu sempat 87 persen. Kini tidak ada lagi antrean. Angkat positive rate juga membaik dari yang sempat 100an per hari," katanya di Bogor, Rabu (11/9).
Meski begitu, Bima mengaku belum merasa kondisi akan terus membaik. Dia juga berharap masyarakat untuk tetap berhati-hati.
"Tapi we never know. Apakah ini akan terus membaik? Atau banyak ahli sampaikan bahwa kita harus hati-hati akan ada kecenderungan multiple varian? Jadi, kalau setelah delta ini tidak ada lagi yang lain, Insya Allah kita recovered. Tapi kalau ada varian yang lain, misalnya setelah delta ada lagi dan lagi, nafas kita betul-betul harus panjang," jelasnya.
Dia berharap pandemi segera berlalu, sambil Pemkot Bogor selalu bersiap mengantisipasi kemungkinan terburuk. "Kita perkuat lagi. Karena ke depan isunya isu kesehatan dari nasional sampai lokal," ujarnya.
Dalam penerapan PPKM Level 4 sejak 26 Juli hingga 9 Agustus 2021 (dua kali perpanjangan), juga tercatat pasien sembuh di Kota Bogor bertambah 5.011 orang, jauh lebih banyak dibandingkan kasus harian yang bertambah 4.017 kasus.
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya