Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Wali Kota Solo: BBM naik lagi, mana kinerja Satgas Mafia Migas?

Wali Kota Solo: BBM naik lagi, mana kinerja Satgas Mafia Migas?

Merdeka.com - Kenaikan harga bakar bakar minyak (BBM) jenis premium per Sabtu (28/3) kemarin, mendapatkan tentangan keras dari Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo (Rudy). Sahabat dekat Presiden Joko Widodo (Jokowi) tersebut mempertanyakan kinerja Satgas Pemberantas Mafia Migas bentukan Presiden Jokowi beberapa waktu lalu.

"Mana hasil kerja satgas pemberantasan mafia migas itu? Nihil dan tak ada hasil positifnya sama sekali," ujar Rudy kepada wartawan, Minggu (29/3).

Rudy mengaku dari awal sudah menyampaikan kepada Jokowi agar memberantas mafia migas untuk menekan harga BBM. Namun setelah dibentuk satgas pemberantasan migas, kata Rudy, ternyata tak ada bedanya. Karena ia yakin jika benar mafia-mafia migas diberantasi semua, Republik Indonesia akan sejahtera.

"Jangan hanya tingginya nilai dollar dijadikan alas an kenaikan BBM. Salah satu upaya untuk menanggulangi mafia migas, ya dengan revolusi mental," tegasnya.

Rudy menegaskan, kenaikan BBM dalam waktu 6 bulan terakhir sudah terjadi 3 kali, pemerintah harus memperhatikan hal tersebut. Pasalnya jika harga BBM naik dan subsidi dicabut, maka akan menaikkan harga kebutuhan pokok dan juga sarana transportasi. Sebaliknya, ketika harga BBM turun, harga kebutuhan pokok dan sarana transportasi tak juga ikut turun.

"Saya rasa pemerintah pusat harus benar-benar memperhitungkan keputusannya. Ini harus menjadi perhatian utama pemerintah pusat, imbas atau dampak dari kenaikan BBM harus diperhitungkan," katanya.

Rudy menegaskan, jika beberapa waktu lalu dirinya ikut melakukan penolakan kenaikan harga BBM, itu bukan hanya mencari sebuah sensasi saja. Melainkan upaya ini ia lakukan untuk memperjuangkan masyarakat luas. Ia berharap pemerintah mau melakukan kajian-kajian terlebih dahulu sebelum mengeluarkan keputusan menaikkan harga BBM. Pemerintah juga harus tahu bahwa saat ini masyarakat sudah menangis, sehingga dengan kenaikan harga BBM seolah pemerintah membuat masyarakat menangis lagi.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP