Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Wali Kota Klaim PPKM Mampu Tekan Penyebaran Covid di Tangerang

Wali Kota Klaim PPKM Mampu Tekan Penyebaran Covid di Tangerang Arief R Wismansyah. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Klaster keluarga masih menjadi penyumbang tertinggi, kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kota Tangerang. Meski begitu, Pemkot Tangerang, mengaku telah mampu menekan angka penyebaran tersebut.

"Klaster keluarga masih tinggi dibanding klaster lainnya. Meski memang, saat ini prosentasenya bisa ditekan, yang tadinya 45 persen, kini menjadi 35 persen," ungkap Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah dikonfirmasi, Rabu (3/2).

Arief mengklaim, penerapan PPKM di Kota Tangerang, telah mampu menekan angka penyebaran Covid -19 saat ini. Tentunya, dengan menerapkan aturan dan sanksi tegas berdasarkan aturan pemerintah pusat dan penegasan oleh Pemerintah Daerah.

"Berdasarkan peraturan dari Pusat, kita tambah penegasan sanksinya, agar lebih mendisiplinkan masyarakat," kata dia.

Dia mengaku, sejak hari ini akan lebih mengetatkan kembali penegakan dan operasi kepatuhan masyarakat dengan memberikan sanksi lebih tegas bagi pelanggar.

"Yang melanggar akan mendapat sanksi adminitrasi, seperti denda. Lalu, kita juga memperketat aturan soal hajatan (pesta pernikahan / sunat) karena sekarang lagi banyak hajatan masyarakat. Kita minta untuk mereka tidak menyajikan makanan secara prasmanan. Dan kami berharap dengan dilakukannya hal ini, kita bisa memutus penyebaran Covid-19," jelasnya.

Sementara itu, kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kota Tangerang mencapai 6.127 kasus. Dengan angka kesembuhan mencapai 5.645 kasus dan pasien meninggal dunia mencapai 125 kasus.

(mdk/eko)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP