Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Wali Kota Bekasi Pertimbangkan Perluas Titik Penyekatan, Saat Ini Baru Ada 2

Wali Kota Bekasi Pertimbangkan Perluas Titik Penyekatan, Saat Ini Baru Ada 2 Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, mengatakan, pihaknya sedang mempertimbangkan memperluas titik penyekatan selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat hingga 20 Juli mendatang. Saat ini titik penyekatan di Bekasi hanya ada dua.

"Sekarang kan cuma dua, kalau waktu PSBB ada 32 titik," kata Rahmat Effendi di Bekasi, Selasa (6/7).

Dua titik penyekatan adalah akses utama keluar masuk ke DKI Jakarta, yaitu di Jalan KH Noer Ali atau Kalimalang Sumber Artha, satu lagi di Jalan Sultan Agung. Rahmat menyebut, akses keluar masuk wilayahnya tidak hanya dua titik itu, masih ada jalur lain.

"Kalau memang harus diketatkan, minimal 18 titik," kata Rahmat Effendi.

Sebanyak 18 titik itu, kata dia, berada di perbatasan dengan DKI Jakarta, Kabupaten Bogor, dan Kabupaten Bekasi. Penyekatan di lokasi ini sebelumnya dilaksanakan ketika arus mudik dan balik Lebaran 2021 lalu.

"Pak Kapolres dan Dishub mempertimbangkan untuk memperketat itu," kata Rahmat Effendi.

Kasat Lantas Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Agung Pitoyo, mengajak masyarakat bekerja sama dalam menanggulangi pandemi Covid 19 di wilayahnya dengan berdiam di rumah.

"Jadi saya harap masyarakat sadar untuk berdiam diri di rumah saja, karena kalau di jalan nanti akan disekat, merepotkan diri sendiri. Dalam hal ini kesadaran masyarakat sangat dibutuhkan, untuk membantu kami dan pemerintah dalam hal menurunkan pandemi," kata Agung.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP