Walhi Jabar sarankan Pemkot Bandung segera bentuk BPBD
Merdeka.com - Musim hujan biasanya diikuti dengan bencana lain seperti banjir, tanah longsor, dan puting beliung. Untuk itu, Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Jawa Barat meminta Pemerintah Kota Bandung agar mulai melakukan persiapan mitigasi atau pengurangan risiko bencana.
Direktur Eksekutif Walhi Jabar, Dadan Ramdan, menyarankan agar Pemkot Bandung segera membentuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Untuk diketahui, Pemkot Bandung belum memiliki BPBD.
Menurut Dadan, keberadaan BPBD penting karena sebagai institusi penanggulangan bencana, termasuk mitigasi bencana. “Penting Pemkot Bandung membangun upaya-upaya meminimalkan resiko bencana,” kata Dadan, kepada Merdeka Bandung, Selasa (17/11).
Ia melihat, sejauh ini Kota Bandung tidak memiliki persiapan mitigasi. “Karena BPBD sebagai institusi penanggulangan bencana di Kota Bandung belum ada,” tambahnya.
Sebagai kota yang dihuni sekitar 2,5 juta penduduk, Bandung kerap dilanda banjir cileuncang (air hujan yang tak terserap tanah) dan meluapnya anak-anak Sungai Citarum. BPBD Kota Bandung nantinya bertugas melakukan pengulangan bencana termasuk upaya-upaya mitigasi dalam tataran yang lebih praktis atau operasional lewat program-program yang jelas.
“Misalnya bagaimana melakukan upaya-upaya pengurangan risiko kepada masyarakat, atau ada upaya-upaya penerapan teknologi yang bisa meminimalkan dampak bencana,” katanya.
Menurutnya, potensi bencana di Bandung meliputi banjir, longsor dan puting beliung. Tahun ini, tercatat puting beliung pernah melanda di Cibiru dan Gedebage, Bandung. “Potensi puting beliung di kota juga besar,” kata Dadan.
Namun tidak hanya itu, kata dia, Kota Bandung berada di lintasan sesar atau patahan Lembang. Patahan aktif Sesar Lembang memiliki panjang sekitar 20 kilometer di Kabupaten Bandung Barat. Para ahli gempa memperkirakan patahan ini bisa berdampak ke Kota Bandung.
Dengan kata lain, kata dia, secara alamiah Bandung sebenarnya kota yang memiliki risiko bencana gempa bumi. “Kalau Sesar Lembang aktif itu akan memberikan dampak gempa dan juga gerakan tanah,” ujar dia.
(mdk/frh)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya