Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Waktu Kedatangan LRT Jakarta Jadi 60 Menit Sekali Mulai Besok

Waktu Kedatangan LRT Jakarta Jadi 60 Menit Sekali Mulai Besok lrt. ©2015 frohsz.de

Merdeka.com - Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo menyatakan waktu kedatangan atau headway kereta LRT akan mengalami perubahan mulai Jumat (17/4). Jam kedatangan LRT akan menjadi 60 menit.

"Untuk LRT akan beroperasi pada hari Jumat besok dengan headway 60 menit," kata Syafrin saat dihubungi, Kamis (16/4).

Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan PT LRT Jakarta Arnold Kindangen menyatakan perubahan kebijakan tersebut berdasarkan kebijakan pelaksanaan PSBB. Dia juga menyebut hal tersebut juga sebagai pencegahan penyebaran virus corona atau Covid-19.

"Kami tetap menjaga kepentingan keselamatan bersama untuk memutus rantai penyebaran virus Covid 19 dengan wajib masker per tanggal 12 April dan physical distancing," ucapnya.

Berikut jadwal kereta LRT pertama dan terakhir di setiap stasiun, sebagai berikut:

Menuju Stasiun Velodrome

Stasiun Pegangsaan Dua, keberangkatan pertama 05.50 WIB, terakhir 17.50 WIB

Stasiun Boulevard Utara, keberangkatan pertama 05.54 WIB, terakhir 17.54 WIB

Stasiun Boulevard Selatan, keberangkatan pertama 05.57 WIB, terakhir 17.57 WIB

Stasiun Pulomas, keberangkatan pertama 05.59 WIB, terakhir 17.59 WIB

Stasiun Equestrian keberangkatan pertama 06.01 WIB, terakhir 18.01 WIB

Menuju Stasiun Pegangsaan Dua

Stasiun Velodrome, keberangkatan pertama 06.20 WIB, terakhir 18.10 WIB

Stasiun Equestrian, keberangkatan pertama 06.22 WIB, terakhir 18.12 WIB

Stasiun Pulomas, keberangkatan pertama 06.24 WIB, terakhir 18.14 WIB

Stasiun Boulevard Selatan, keberangkatan pertama 06.26 WIB, terakhir 18.16 WIB

Stasiun Boulevard Utara, keberangkatan pertama 06.29 WIB, terakhir 18.19 WIB

Sebelumnya, PSBB di Jakarta dimulai pada Jumat (10/4/2020) pukul 00.00 hingga 14 hari ke depan atau sampai Jumat (23/4). Kendati begitu, pelaksanaan PSBB masih dapat dilakukan perpanjangan.

Selain itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengharapkan dengan adanya PSBB Jakarta, masyarakat diharapkan untuk berada di rumah dan mengurangi kegiatan di luar rumah.

"Diharapkan untuk berada di rumah berada di lingkungan rumah, mengurangi bahkan meniadakan kegiatan di luar. Pada prinsipnya ini untuk memotong mata rantai penularan Covid-19 di mana Jakarta menjadi episenter," tutur Anies.

(mdk/ray)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP