Wakil rektor IPB sebut mahasiswanya yang bunuh diri dikenal tertutup
Merdeka.com - Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan IPB Prof Yonny Koesmaryono membenarkan jika mahasiswa yang ditemukan tewas gantung diri merupakan mahasiswa IPB.
"Saat ini kami masih menelusuri yang bersangkutan mahasiswa semester berapa dan mencari tahu alamat keluarganya untuk segera dihubungi," kata Yonny seperti dikutip dari Antara, Minggu (17/7).
Dia membenarkan mahasiswa yang tewas gantung diri bernama Anang Fahri mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan (FKH), tapi belum diketahui angkatan dan semester berapa.
Menurut dia, pihaknya telah mengirimkan perwakilan Kemahasiswaan dan Wakil Dekan Fakultas untuk membantu proses pengurusan jenazah mahasiswa sembari mengecek data akademik mahasiswa yang bersangkutan.
"Karena ini hari libur, jadi sulit juga mengecek data siswa dengan cepat. Tapi kami sudah berusaha maksimal melakukan pengecekan dan membantu proses penanganan jenazah," katanya.
Yonny mengakui, kejadian mahasiswa IPB ditemukan tewas bunuh diri bukanlah yang pertama kalinya. Setidaknya sudah dua kali kejadian yang termonitor olehnya.
Menurut dia, hal tersebut menjadi sebuah keprihatinan yang mendalam. Pihaknya terus menginformasikan kepada mahasiswa agar selalu terbuka kepada dosen pembimbing bila menemukan kendala dalam perkuliahan.
"Kami dapat informasi yang bersangkutan memiliki kepribadian tertutup, dia hanya mau bercerita dengan teman kosnya yang menemukan jenazahnya itu," katanya.
Korban ditemukan sekitar pukul 17.30 WIB oleh teman kosannya bernama Hakim. Kondisi korban sudah meninggal dunia dengan posisi leher tergantung tali berwarna biru yang diikat di plafon kamar kos, dengan lutut menyentuh lantai dan terdapat kursi kayu terguling di samping korban. Korban mengenakan baju kaos putih dan celana panjang hitam.
(mdk/hhw)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya