Wakapolri sebut puncak arus mudik subuh tadi
Merdeka.com - Wakapolri Komjen Syaffrudin beserta jajaran meninjau Stasiun Gambir dan Senen untuk memantau arus mudik. Ia menyebut jika Stasiun Gambir sudah bertaraf internasional, laiknya stasiun di Eropa.
"Secara khusus di stasiun-stasiun kereta. di Gambir apalagi, di Gambir ini eksklusif, sangat ekslusif. Ini stasiun sudah seperti kelasnya di Eropa, " ujarnya saat memantau persiapan arus mudik di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (23/6).
"Jadi secara umum bahwa arus mudik untuk tahun ini jauh lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya," tambahnya.
Syaffrudin juga menyampaikan, bahwa arus mudik sudah mencapai titik klimaks pada malam hari tadi, meskipun tetap terjadi kemacetan di beberapa wilayah.
"Secara umum saya ingin menyampaikan bahwa arus mudik tahun ini jauh lebih baik. Saya mendapat laporan terakhir pukul 04.00 subuh tadi, itu puncak arus mudik itu sudah anti klimaks, terjadi kepadatan di Cikopo di Brexit, di Merak, " tuturnya.
Sementara di tempat yang berbeda, Syaffrudin mengklaim bahwa sebanyak 27.000 penumpang telah diberangkatkan dari Stasiun Senen pada hari ini, Jumat (23/6). "Kita berada di sini kelihatannya juga sudah puncaknya sekarang diberangkatkan sekitar 27.000," ujarnya di Stasiun Senen, Jumat (23/6).
Sementara itu, Syaffrudin juga mengungkapkan sebanyak 187 ribu personel gabungan dari TNI- Polri di 1.112 titik rawan telah diterjunkan dalam pengamanan arus mudik di seluruh Indonesia. "Saya ingin sampaikan bahwa Polri dalam rangka pengamanan arus mudik dan arus balik melibatkan 187.000 personel Polri dan Gabungan TNI dan stakeholder terlibat. 1.112 titik. Juga dibuat pos-pos di seluruh Indonesia, "jelasnya.
"Ada sekitar delapan titik krusial diantaranya di Cikopo, Merak, Brexit dan Kaligangsa, Ketapang, Nagrek, kemudian Gilimanuk," tandasnya. (mdk/rhm)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya